Sebelum Menabung Emas Online, Ketahui 7 Ceklis Ini!



Cek apa saja yang harus ada ketika memutuskan menabung emas secara online.

Perkembangan zaman yang diimbangi dengan kemajuan teknologi menjadi gerbang berbagai kemudahan dalam percepatan gaya hidup. Segalanya yang bersifat online (daring) sangat digemari karena menjanjikan proses yang lebih cepat, dapat diakses di mana saja dan kapan saja, efisien dari segi waktu dan mobilitas, serta gratis.

Tak hanya perilaku konsumtif seperti berbelanja online, kini berinvestasi pun menjadi semakin mudah karena dapat dilakukan secara online, maupun via smartphone. Banyaknya pilihan penyedia jasa yang beragam dalam bidang financial technology (fintech) membuat calon nasabah seperti kita harus berhati-hati dalam menentukan pilihan. Namun, kamu wajib berhati-hati ketika memutuskan menabung emas secara online. Berikut beberapa ceklis yang kamu harus pastikan dimiliki oleh lembaga penyedia layanan tabungan emas sebelum memutuskan untuk memulai investasi!

1. Tergabung di AFTECH

Apa itu AFTECH? Ini adalah kependekan dari Asosiasi Fintech Indonesia. AFTECH adalah asosiasi yang menaungi pelaku bisnis yang bergerak di industri fintech, alias perusahaan layanan keuangan berbasis teknologi. Terdaftar di AFTECH berarti pelaku usaha telah menerapkan standar praktik bisnis yang bertanggungjawab sehingga melindungi nasabah. Treasury telah menjadi anggota AFTECH, yang menjadi salah satu persyaratan dari OJK. 

2. Terdaftar di OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga penting yang mengawasi aktifitas transaksi dalam perusahaan fintech. Hal ini menjadi salah satu yang terpenting diketahui sebelum kamu memutuskan untuk bertransaksi online.

Telah terdaftar di AFTECH, saat ini Treasury sedang dalam proses pendaftaran di OJK untuk dapat melayani kamu dengan lebih maksimal!

3. Bekerjasama dengan Lembaga Kliring

Keamanan adalah kriteria utama yang harus dimiliki lembaga penyedia layanan tabungan emas ataupun produk investasi. Treasury bekerjasama dengan lembaga kliring sebagai penjamin transaksi. Kliring bertujuan menjamin kepastian dan penyelesaian transaksi antara pihak penjual dan pembeli. Sekaligus meminimalisir kemungkinan terjadinya fraud dalam iklim fintech.

4. Bekerjasama dengan Rekan Penyedia Emas yang Bonafit

Treasury bermitra dengan UBS Gold sebagai penyedia emas berupa emas batangan, maupun perhiasan. UBS Gold telah berdiri semenjak 1981 dan menjadi leader di pasar perhiasan emas di Indonesia dan terpandang di dunia internasional. Selain aktif dalam panggung internasional seperti Jakarta Fashion Week, UBS Gold juga menjadi sponsor resmi mahkota emas Miss Indonesia dan perhiasan emas yang dikenakan pada ajang Miss World mulai dari tahun 2015. Mantap menjejakkan kaki sebagai pionir, UBS Gold menjadi perusahaan emas pertama yang mendapatkan lisensi resmi dari Disney!

5. Sertifikasi Jelas

Pastikan tabungan emas kamu memiliki sertifikasi yang jelas. Sertifikasi ini memastikan keaslian emas/logam mulia yang kamu beli. Setiap emas yang ditransaksikan dalam Treasury memiliki sertifikasi ISO dari UBS Gold. 

6. Dapat Diwariskan

Tak seluruh layanan jasa tabungan emas memberikan fitur waris. Fitur ini sangat dibutuhkan ketika kamu ingin memiliki tabungan emas dalam jangka panjang. Sehingga tabungan emas kamu dapat dilanjutkan ataupun diberikan ke ahli waris. Pastikan cantumkan ahli waris dalam akun Treasury kamu. Jika kamu ingin memberikan hadiah berupa tabungan emas ke orang tersayang suatu hari nanti—it’s a great surprise, isn’t it?

7. Terjangkau

Fitur yang satu ini memungkinkan kamu memiliki emas dalam harga yang sangat terjangkau! Seperti kata pepatah, sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit, kamu bisa mulai menabung emas mulai dari Rp20.000 di Treasury. Jika sekarang masih menyisihkan sebagian uang untuk jajan, coba ganti kebiasaan kamu untuk jajan emas. Coba lakukan secara rutin selama sebulan. Percaya deh, kamu pasti bakalan kaget karena berhasil jadi juragan emas!