Harga emas hari ini dibuka melemah. Pada Rabu, 5 Agustus 2026 harga emas dunia turun 0,17% ke level USD4.069,19 per troy ons. Koreksi ini terjadi setelah sehari sebelumnya, Selasa, 4 Agustus 2026, harga emas ditutup menguat 0,58% di level USD4.076,014 per troy ons.
Meski mengalami pelemahan pada pembukaan perdagangan hari ini, tren harga emas masih terbilang positif. Dalam dua hari sebelumnya, logam mulia berhasil mencatatkan kenaikan kumulatif sekitar 0,8%. Hal ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap aset safe haven masih cukup kuat.
Salah satu sentimen yang menopang penguatan harga emas berasal dari perkembangan terbaru di Timur Tengah. Bloomberg News melaporkan bahwa peluang tercapainya kesepakatan sementara untuk membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz semakin besar.
Harapan tersebut muncul setelah berbagai upaya diplomatik mulai menunjukkan perkembangan yang lebih positif dibandingkan beberapa pekan sebelumnya. Pihak Qatar menyebutkan bahwa Amerika Serikat dan Iran menunjukkan sinyal positif terhadap rencana pembukaan kembali Selat Hormuz.
Di saat yang bersamaan, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, juga telah melakukan pembicaraan dengan Emir Qatar Sheikh Tamim Bin Hamad Al-Thani untuk membahas langkah-langkah menurunkan eskalasi konflik di kawasan tersebut. Prospek perdamaian tersebut langsung memberikan dampak pada pasar energi.
Kekhawatiran terhadap terganggunya pasokan minyak mulai mereda sehingga harga minyak mengalami penurunan tajam. Harga minyak tercatat turun lebih dari 5% hingga menyentuh level terendah dalam tiga pekan setelah pernyataan dari pejabat Qatar dan Amerika Serikat memunculkan optimisme bahwa solusi diplomatik dapat segera tercapai.
Kepala Strategi Komoditas Global TD Securities, Bart Melek, menilai turunnya harga minyak dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga dalam jangka pendek. Menurutnya, ketika harga energi melemah, tekanan inflasi juga berpotensi berkurang sehingga peluang suku bunga bertahan tinggi menjadi lebih kecil.
Sebelumnya, Presiden The Fed New York, John Williams, menyampaikan optimismenya bahwa tekanan inflasi akan terus mereda secara bertahap. Meski demikian, ia menegaskan bahwa bank sentral Amerika Serikat tetap siap menaikkan suku bunga apabila inflasi tidak menunjukkan penurunan sesuai harapan.
Harga Emas Rabu, 5 Agustus 2026 di Indonesia Hari Ini
Pergerakan harga emas di Indonesia hari ini mengikuti pelemahan yang terjadi pada pasar emas global. Pada Rabu, 5 Agustus 2026 harga beli emas Antam berada di level Rp2.599.000 per gram atau turun Rp4.000 dibandingkan harga pada hari sebelumnya yang berada di posisi Rp2.603.000 per gram.
Penurunan dengan besaran yang sama juga terjadi pada harga buyback emas Antam. Hari ini, harga buyback berada di level Rp2.370.000 per gram setelah terkoreksi Rp4.000 dari posisi sebelumnya sebesar Rp2.374.000 per gram.
Namun, pergerakan berbeda justru terlihat pada harga emas digital di aplikasi Treasury. Di tengah pelemahan harga emas dunia dan harga emas Antam, harga emas digital dalam perdagangan intraday justru mengalami penguatan. Pada Rabu, 5 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB, harga beli emas digital di aplikasi Treasury berada di level Rp2.471.264 per gram.
Harga tersebut naik Rp14.903 per gram dibandingkan harga penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di posisi Rp2.456.361 per gram. Perbedaan arah pergerakan tersebut dipengaruhi oleh mekanisme pembaruan harga yang berbeda. Harga emas digital di aplikasi Treasury diperbarui setiap menit sehingga mampu mengikuti perubahan sentimen pasar secara lebih real-time.
Prediksi Harga Emas Mendatang
Fokus pelaku pasar kini mulai bergeser ke sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang diperkirakan akan menjadi penentu arah harga emas dalam jangka pendek. Pada Selasa, Amerika Serikat melaporkan jumlah lowongan kerja turun sebanyak 178.000 menjadi 7,36 juta pada Juni 2026.
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar yang memperkirakan sebanyak 7,40 juta lowongan kerja. Data tersebut menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja Amerika Serikat mulai mengalami perlambatan. Penurunan jumlah lowongan kerja paling besar terjadi di sektor kesehatan, rekreasi dan perhotelan, perdagangan grosir, serta jasa bisnis.
Sebaliknya, jumlah lowongan kerja di sektor transportasi, pergudangan, utilitas, dan pemerintah federal justru mengalami peningkatan. Perkembangan tersebut menjadi perhatian investor karena dapat memengaruhi arah kebijakan moneter The Fed.
Saat ini, pelaku pasar memperkirakan peluang sekitar 57% bahwa bank sentral Amerika Serikat akan kembali menaikkan suku bunga pada pertemuan September mendatang, setelah pada rapat terakhir suku bunga diputuskan tetap bertahan dengan pandangan yang berbeda di antara para pejabat The Fed.
Selain itu, investor juga menantikan serangkaian data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang akan dirilis sepanjang pekan ini, termasuk laporan tenaga kerja ADP pada Rabu dan data nonfarm payrolls pada Jumat. Kedua indikator tersebut diperkirakan akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai prospek kebijakan suku bunga selanjutnya.
Dari sisi teknikal, harga emas masih berada di zona bearish. Hal tersebut tercermin dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 48, menunjukkan bahwa tren harga emas cenderung bearish. Namun, karena posisinya tidak jauh dari level tersebut, kondisi pasar masih dapat dikatakan relatif netral dan belum menunjukkan tekanan jual yang terlalu kuat.
Sementara itu, indikator Stochastic RSI berada di level 76. Posisi tersebut menunjukkan bahwa emas masih berada di area beli (long) yang cukup kuat dan mulai mendekati kondisi overbought. Oleh karena itu, investor perlu mencermati potensi koreksi apabila aksi ambil untung mulai meningkat dalam beberapa hari mendatang.
Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja
Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.
Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas. Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp5 ribu di Treasury!
Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di Komdigi dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.
Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.
Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.
Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS.
Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!


