Berita, Emas, Kabar Emas
Harga Emas Hari Ini, Senin 2 November 2026 Mulai Menguat Setelah Terkoreksi Tajam
Dayinta
Senin, 02 November 2026
Harga Emas Hari Ini 2

Harga emas hari ini, mulai menunjukkan penguatan setelah mengalami tekanan cukup besar dalam beberapa pekan terakhir. Pada Senin, 2 November 2026 harga emas dunia naik 0,56% ke posisi USD3.896,48 per troy ons. Kenaikan ini menjadi angin segar bagi pasar setelah logam mulia mengalami penurunan tajam.

Sebelumnya, harga emas ditutup di level USD3.875,03 per troy ons pada perdagangan Jumat. Angka tersebut mencerminkan penurunan sebesar 3,6% sekaligus menjadi harga penutupan terendah sejak 2 Oktober 2025, ketika emas berada di posisi USD3.856,01 per troy ons. Secara mingguan, harga emas juga terkoreksi 3,02%.

Tekanan terhadap harga emas turut datang dari aksi jual saham teknologi di Amerika Serikat dan pasar global. Di tengah gejolak pasar saham, investor diduga melepas sebagian kepemilikan emas untuk memenuhi kewajiban margin call. Kondisi tersebut membuat emas ikut mengalami tekanan, meskipun selama ini kerap menjadi salah satu aset pilihan investor.

Selain gejolak pasar saham, perkembangan kebijakan moneter Amerika Serikat juga menjadi sentimen negatif bagi pergerakan emas. Dalam rapat Oktober, bank sentral The Fed memang memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,75% hingga 4%. Namun, keputusan tersebut tidak serta-merta menutup kemungkinan adanya pengetatan kebijakan pada pertemuan berikutnya.

Dalam pernyataan setelah rapat, The Fed kembali menegaskan bahwa inflasi masih menjadi persoalan dan upaya untuk mengendalikannya belum selesai. Pesan tersebut memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat berpotensi menaikkan suku bunga acuan dalam rapat selanjutnya pada Desember.

Selain itu, pemilu sela Amerika Serikat dan rilis sejumlah data ekonomi juga akan menjadi faktor yang diperhatikan pasar dalam menentukan arah harga emas.

Bart Melek, Global Head of Commodity Strategy di TD Securities, menilai bahwa tingginya harga minyak dapat mendorong The Fed mengambil sikap yang lebih hawkish. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi likuiditas yang mengalir ke pasar saham maupun emas. Pandangan ini disampaikan Melek sebagaimana dikutip dari Bloomberg News.

Harga Emas Hari Ini Senin, 2 November 2026 di Indonesia

Pergerakan harga emas di Indonesia turut menunjukkan penguatan pada awal pekan ini. Berdasarkan data yang diberikan, harga emas Antam pada Senin, 2 November 2026, berada di posisi Rp2.531.000 per gram. Angka tersebut berbeda Rp5.000 dari harga pada akhir pekan sebelumnya yang tercatat sebesar Rp2.536.000 per gram.

Pergerakan ini terjadi setelah harga emas Antam mengalami penurunan hingga Rp44.000 dalam tiga hari perdagangan sebelumnya. Harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan. Setelah berada di level Rp2.276.000 per gram pada akhir pekan lalu, harga pembelian kembali tersebut naik Rp10.000 menjadi Rp2.286.000 per gram pada Senin ini.

Penguatan juga terlihat pada harga emas digital di aplikasi Treasury. Setelah mengalami koreksi cukup tajam, harga emas digital mulai bergerak naik pada awal pekan. Pada Senin, 2 November 2026, pukul 10.00 WIB, harga beli emas digital Treasury tercatat sebesar Rp2.326.311 per gram. Angka ini meningkat Rp25.918 dibandingkan harga penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di posisi Rp2.300.393 per gram.

Prediksi Harga Emas Mendatang

Meski harga emas mulai menunjukkan penguatan, prospek pergerakannya ke depan masih dibayangi sejumlah tantangan. Ekonom Senior Iklim dan Komoditas Capital Economics, Kieran Tompkins, memperkirakan harga emas masih berpotensi menghadapi tekanan lebih lanjut.

Capital Economics menilai bahwa pelemahan dolar Amerika Serikat dalam waktu singkat pada awal September serta pembelian emas oleh bank sentral, terutama China, sempat memberikan dukungan bagi harga logam mulia. Namun, kondisi tersebut diperkirakan tidak cukup untuk mengimbangi tekanan dari perubahan prospek kebijakan moneter Amerika Serikat.

Pertemuan The Fed pada pekan ini mengindikasikan adanya pergeseran ke arah kebijakan yang lebih hawkish. Hal tersebut tercermin dari perubahan bahasa dalam pernyataan kebijakan serta perbedaan pandangan dua pejabat yang menginginkan kebijakan moneter lebih ketat.

Tim ekonomi Amerika Serikat Capital Economics memperkirakan The Fed masih akan menaikkan suku bunga sebanyak dua kali lagi, sejalan dengan ekspektasi pasar berjangka. Bahkan, risiko kebijakan dinilai lebih condong pada kemungkinan kenaikan suku bunga yang lebih besar.

Di luar kebijakan moneter, potensi pecahnya gelembung saham kecerdasan buatan juga menjadi risiko bagi pasar. Tim pasar Capital Economics memperkirakan kemungkinan tersebut dapat terwujud pada tahun depan. Menariknya, harga emas justru ikut melemah bersama saham teknologi sepanjang pekan ini, bahkan ketika imbal hasil obligasi mengalami penurunan.

Berdasarkan sejumlah pertimbangan tersebut, Capital Economics memperkirakan harga emas akan berada di level USD3.600 per troy ons pada akhir 2027. Proyeksi ini jauh lebih rendah dibandingkan konsensus pasar yang memperkirakan harga emas dapat mencapai sekitar USD4.600 per troy ons pada kuartal IV-2027.

Sementara itu, dari sisi teknikal posisi emas sebenarnya masih berada dalam zona bullish. Hal ini terlihat dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang tercatat sebesar 53. Secara umum, RSI di atas 50 menunjukkan bahwa suatu aset berada dalam tren penguatan.

Meski demikian, posisi RSI emas yang belum terlalu jauh dari angka 50 menunjukkan bahwa momentum penguatannya masih cenderung netral. Di sisi lain, indikator Stochastic RSI berada di level 0, yang menandakan kondisi oversold. Berdasarkan indikator teknikal tersebut, harga emas masih berpotensi mengalami kenaikan selama perdagangan bulan ini.

Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja

Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.

Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas. Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp5 ribu di Treasury!

Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di Komdigi dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.

Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.

Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.

Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS. 

Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!

 

Artikel Populer
Koin & Perhiasan
Unik, Begini Cara Menghitung Mahar Nikah di Aceh
Rabu, 07 September 2022
mimpi mendapatkan emas
Trivia
Mimpi Mendapatkan Emas? Ini 5 Arti di Baliknya, Bisa Jadi Pertanda Baik dan Buruk
Rabu, 15 Januari 2025
Kebiasaan sederhana
Trivia
5 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Bikin Kamu Cepat Kaya
Jumat, 28 Maret 2025