Harga emas hari ini kembali bergerak melemah setelah tekanan jual masih membayangi pasar. Pada Selasa, 6 Oktober 2026 harga emas dunia turun 0,11% ke level USD4.135,08 per troy ons. Sehari sebelumnya, pada perdagangan Senin, 5 Oktober 2026, harga emas ditutup di posisi USD4.139,49 per troy ons atau melemah 0,07%.
Penurunan tersebut membuat harga penutupan emas pada awal pekan menjadi yang terendah sejak 28 September 2026. Dalam dua hari perdagangan terakhir, harga emas telah terkoreksi sebesar 0,92%, memperpanjang tekanan yang masih dirasakan oleh logam mulia tersebut.
Analis Forex.com, Fawad Razaqzada, melihat harga emas masih berpotensi mengalami koreksi dalam jangka pendek sebelum kembali menarik minat pembeli. Menurutnya, pergerakan dolar Amerika Serikat dan tingginya imbal hasil obligasi menjadi dua faktor utama yang saat ini membatasi ruang penguatan emas.
Meski demikian, perkembangan data ekonomi Amerika Serikat belakangan justru menunjukkan sejumlah hasil yang berada di bawah ekspektasi. Kondisi tersebut membuat pasar mulai mengurangi taruhan terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed, sehingga ada faktor yang berpotensi memberikan ruang bagi emas untuk kembali menguat.
Penguatan indeks dolar Amerika Serikat membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi relatif lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Pada saat yang sama, imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun naik 2 bps menjadi 5,304%. Level tersebut merupakan yang tertinggi sejak Maret 2022 atau lebih dari empat tahun terakhir.
Kenaikan yield menjadi sentimen yang kurang menguntungkan bagi emas karena merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil. Ketika instrumen lain menawarkan potensi keuntungan yang lebih besar melalui imbal hasil, daya tarik untuk mempertahankan emas dapat berkurang.
Di sisi lain, kondisi pasar tenaga kerja Amerika Serikat memberikan gambaran yang berbeda. Pada September, ekonomi Amerika Serikat hanya menciptakan 29.000 lapangan kerja non-pertanian. Angka tersebut jauh di bawah konsensus pasar yang memperkirakan penciptaan 90.000 lapangan kerja.
Hasil September juga jauh lebih rendah dibandingkan capaian Agustus yang mencapai 133.000 lapangan kerja. Perlambatan penciptaan lapangan kerja tersebut kemudian turut memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed. Peluang kenaikan suku bunga pada Oktober menurun. Selain itu, data pekerjaan untuk dua bulan sebelumnya juga mengalami revisi ke bawah.
Harga Emas Hari Ini Selasa, 6 Oktober 2026 di Indonesia
Pelemahan harga emas global turut tercermin pada pasar domestik. Harga emas di Indonesia hari ini bergerak searah dengan harga emas dunia dan kembali mengalami koreksi pada awal pekan. Pada Selasa, 6 Oktober 2026, harga beli emas Antam berada di level Rp2.570.000 per gram.
Harga tersebut turun Rp10.000 dibandingkan posisi pada perdagangan awal pekan yang berada di Rp2.580.000 per gram. Koreksi juga terjadi pada harga buyback yang ditawarkan Antam. Harga buyback turun Rp10.000 dari posisi sebelumnya sebesar Rp2.386.000 per gram menjadi Rp2.376.000 per gram pada hari ini.
Pergerakan harga emas digital di aplikasi Treasury juga mengikuti arah pasar emas secara keseluruhan. Pada Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB, harga beli emas digital di aplikasi Treasury tercatat sebesar Rp2.430.659 per gram yang mana mengalami penurunan Rp4.788 per gram dibandingkan harga pada penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di Rp2.435.447 per gram.
Prediksi Harga Emas Mendatang
Perhatian pasar kini mulai tertuju pada kemungkinan perubahan kebijakan suku bunga The Fed dalam beberapa bulan ke depan. Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga pada Oktober kini diperkirakan hanya sebesar 22%, turun cukup tajam dari sekitar 70% pada sepekan sebelumnya.
Sementara itu, kemungkinan kenaikan suku bunga pada Desember masih berada di level 84%. Perubahan ekspektasi tersebut membuat investor menunggu petunjuk tambahan mengenai sikap The Fed. Salah satu yang menjadi perhatian adalah risalah rapat The Fed September yang dijadwalkan dirilis pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Dokumen tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter Amerika Serikat berikutnya. Dalam jangka yang lebih panjang, prospek emas masih mendapatkan dukungan dari perkiraan meningkatnya permintaan investor.
Metals Focus memperkirakan harga emas dapat kembali mencetak rekor pada 2027 seiring investor mencari alternatif dari aset tradisional yang berbasis dolar Amerika Serikat. Harga emas diperkirakan dapat mencapai rata-rata USD5.330 per troy ounce pada tahun depan.
Dari perspektif teknikal, emas masih berada di zona bearish. Hal tersebut tercermin dari Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 38 menunjukkan bahwa suatu aset berada dalam posisi bearish. Sementara itu, indikator Stochastic RSI berada di level 22.
Posisi tersebut masih berada di area jual atau short yang sangat kuat dan sudah mendekati kondisi jenuh jual atau oversold. Dengan kondisi tersebut, meskipun tren jangka pendek masih bearish, harga emas pada perdagangan hari ini tetap memiliki peluang untuk bergerak naik.
Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja
Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.
Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas. Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp5 ribu di Treasury!
Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di Komdigi dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.
Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.
Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.
Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS.
Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!


