Harga emas hari ini mulai menunjukkan tanda pemulihan meski masih terbatas. Pada Selasa, 28 April 2026 harga emas dunia tercatat berada di level USD4.689,79 per troy ons, atau menguat tipis sebesar 0,17%. Kenaikan ini menjadi sinyal awal rebound setelah tekanan yang cukup dalam terjadi pada perdagangan sebelumnya.
Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Senin, 27 April 2026, harga emas berada di posisi USD4.681,85 per troy ons, atau melemah sebesar 0,57%. Pelemahan ini membawa harga emas kembali ke kisaran USD4.600-an dan menjadi level terendah sejak 6 April 2026. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap emas masih cukup kuat.
Meski harga emas hari ini mengalami kenaikan tipis, penguatannya masih tergolong terbatas dan belum mampu mengembalikan harga ke level yang lebih tinggi secara signifikan. Kondisi ini terjadi karena tekanan yang terutama dipicu oleh sentimen eksternal seperti penguatan dolar Amerika Serikat dan lonjakan harga energi masih sangat tinggi.
Pada perdagangan Senin, harga minyak mentah mengalami lonjakan signifikan akibat kebuntuan antara Amerika Serikat dan Iran. Kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) naik 2,09% menjadi USD 96,37 per barel, sementara minyak Brent melonjak 2,75% ke USD 108,23 per barel.
Muncul kabar bahwa Iran menawarkan proposal perjanjian damai sementara. Dalam usulan tersebut, Iran bersedia membuka kembali Selat Hormuz dengan syarat Amerika Serikat menghentikan blokade di wilayah tersebut. Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyebut bahwa Trump telah memanggil sejumlah pejabat untuk membahas proposal tersebut.
Sementara itu, sumber mediasi dari Pakistan mengungkapkan bahwa upaya untuk menjembatani perbedaan antara Amerika Serikat dan Iran masih terus berlangsung. Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas Global di TD Securities, menyebut bahwa keraguan pasar terhadap realisasi kesepakatan tersebut menjadi faktor yang menahan pergerakan emas.
Selain itu, Melek juga berpendapat bahwa tingkat inflasi yang masih jauh di atas target, membuat The Fed akan kesulitan untuk memangkas suku bunga. Nicky Shiels, Head of Research and Metals Strategy di MKS PAMP SA, menilai bahwa kondisi pasar saat ini dipenuhi ketidakpastian, sehingga kepercayaan investor masih rendah dan aliran dana besar cenderung tertahan.
Harga Emas Hari Ini Selasa, 28 April 2026 di Indonesia
Sejalan dengan pergerakan harga emas dunia yang mulai menguat, harga emas hari ini di Indonesia juga mencatatkan kenaikan meski dalam skala terbatas. Pada Selasa, 28 April 2026 harga beli emas Antam berada di level Rp2.814.000 per gram, atau naik tipis sebesar Rp5.000 dibandingkan dengan harga pada awal pekan sebelumnya.
Kenaikan yang sama juga terjadi pada harga buyback emas Antam. Hari ini, harga buyback emas Antam tercatat berada di Rp2.625.000 per gram, meningkat sebesar Rp5.000 dari posisi sebelumnya di Rp2.620.000 per gram. Pergerakan yang sejalan antara harga beli dan buyback menunjukkan bahwa pasar emas fisik dalam negeri masih bergerak cukup stabil.
Berbeda dengan emas fisik, harga emas digital di aplikasi Treasury justru mengalami koreksi. Pada Selasa, 28 April 2026 pukul 10.00 WIB, harga beli emas digital berada di posisi Rp2.647.952 per gram, atau turun sekitar Rp3.527 dibandingkan dengan harga penutupan sebelumnya di Rp2.651.479 per gram.
Selain dipengaruhi oleh faktor global seperti geopolitik dan kebijakan moneter, harga emas fisik dan digital di dalam negeri umumnya dipengaruhi oleh kecepatan pembaruan harga, perubahan permintaan di masing-masing platform, serta mekanisme pembentukan harga di masing-masing kanal distribusi.
Baca Juga: Bergerak Berlawanan Arah! Harga Emas Hari Ini Senin, 27 April 2026 Menguat dan Terkoreksi – Treasury
Prediksi Harga Emas Mendatang
Pelaku pasar akan sangat mencermati hasil rapat The Fed yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa dan Rabu pekan ini. Rapat tersebut menjadi sorotan utama karena merupakan pertemuan terakhir di bawah kepemimpinan Jerome Powell. Investor akan mencari petunjuk penting terkait arah kebijakan suku bunga ke depan.
Selain The Fed, investor juga akan memperhatikan rangkaian rapat bank sentral utama lainnya di berbagai negara. Keputusan dari bank sentral seperti Bank of Japan (BOJ), Bank of England (BOE), dan Bank Sentral Eropa (ECB) akan memberikan gambaran lebih luas mengenai arah kebijakan moneter global.
Secara teknikal, harga emas masih berada dalam zona bearish. Hal ini tercermin dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 46 menandakan dominasi tekanan jual. Sementara itu, indikator Stochastic RSI berada di level 8, yang berarti sudah jauh di bawah 20 dan masuk ke dalam kategori sangat oversold.
Kondisi ini biasanya menjadi sinyal adanya potensi rebound dalam jangka pendek, meskipun pergerakan selanjutnya masih sangat bergantung pada sentimen global, terutama terkait perkembangan geopolitik dan arah kebijakan moneter.
Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja
Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.
Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas.Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp 5 ribu di Treasury!
Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di KOMINFO dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.
Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.
Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.
Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS.
Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!


