Harga emas hari ini melanjutkan tren penguatan yang signifikan. Pada Senin, 23 Februari 2026 harga emas dunia tercatat berada di USD5.148,77 per troy ons, atau naik sekitar 0,9% dibandingkan posisi sebelumnya. Pada perdagangan terakhir pekan lalu Jumat, 20 Februari 2026 harga emas dunia juga menunjukkan kinerja impresif dengan kenaikan 2,09%.
Kenaikan menjelang akhir pekan tersebut membawa emas ke level USD5.103,49 per troy ons. Penguatan tersebut sekaligus memperpanjang reli emas menjadi tiga hari berturut-turut, dengan total kenaikan mencapai sekitar 4,6% dan mengangkat harga emas kembali ke atas level psikologis USD5.100 per troy ons.
Bahkan, dalam catatan lain pada hari yang sama, emas ditutup di USD5.109,17 per troy ons, atau melonjak 2,23% dibandingkan hari sebelumnya. Level ini menjadi yang tertinggi sejak 29 Januari 2026 atau lebih dari tiga minggu terakhir, sekaligus menegaskan kuatnya momentum bullish emas.
Kenaikan harga emas ini salah satunya dipicu oleh perkembangan kebijakan di Amerika Serikat. Mahkamah Agung Amerika Serikat memutuskan bahwa kebijakan tarif resiprokal yang sebelumnya diberlakukan Presiden Donald Trump dinilai melampaui kewenangan dan dinyatakan ilegal.
Keputusan tersebut memerintahkan pemerintah untuk menarik sebagian besar tarif yang telah diterapkan. Bahkan, menurut Bart Melek, Global Head of Commodity Strategy di TD Securities, pemerintah Amerika Serikat berpotensi harus mengembalikan tarif yang sebelumnya sudah dibayarkan oleh para importir.
Dari sisi fundamental ekonomi, data terbaru menunjukkan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat melambat tajam menjadi 1,4% secara tahunan pada kuartal keempat, jauh di bawah ekspektasi sebesar 3%. Perlambatan ini dipicu oleh dampak penutupan pemerintah serta melemahnya belanja konsumen.
Di sisi lain, indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE), justru naik 0,4%, lebih tinggi dari perkiraan. Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures, menilai kombinasi perlambatan ekonomi dan inflasi yang masih bertahan menciptakan ketidakpastian yang kuat, yang pada akhirnya menjadi faktor pendukung bagi kenaikan harga emas.
Harga Emas Hari Ini Senin, 23 Februari 2026 di Indonesia
Kenaikan harga emas dunia juga tercermin di pasar domestik. Harga emas hari ini Senin, 23 Februari 2026 di Indonesia mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Harga beli emas Antam tercatat naik sebesar Rp16.000 dari Rp2.944.000 per gram pada akhir pekan lalu menjadi Rp3.028.000 per gram.
Sementara itu, harga buyback Antam juga ikut meningkat sebesar Rp20.000, sehingga kini berada di level Rp2.813.000 per gram. Perbedaan besaran kenaikan antara harga beli dan buyback merupakan hal yang wajar, karena dipengaruhi oleh penyesuaian spread serta dinamika permintaan dan penawaran di pasar domestik.
Tren positif juga terlihat pada emas digital. Pada Senin, 23 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, harga beli emas di aplikasi Treasury tercatat mencapai Rp2.922.563 per gram, naik sekitar Rp29.000 dibandingkan posisi penutupan akhir pekan lalu di Rp2.893.987 per gram. Kenaikan ini mencerminkan respon pasar domestik terhadap reli harga emas dunia.
Baca Juga: Bergerak Terbatas! Harga Emas Hari Ini Jumat, 20 Februari 2026 Naik Tipis – Treasury
Prediksi Harga Emas Mendatang
Ke depan, pergerakan harga emas masih akan dipengaruhi oleh kebijakan ekonomi dan perdagangan Amerika Serikat. Presiden Donald Trump dikabarkan berencana menerapkan tarif global sebesar 10% selama 150 hari sebagai pengganti kebijakan sebelumnya yang dibatalkan Mahkamah Agung.
Tai Wong, seorang pedagang logam independen, menilai bahwa pemerintah kemungkinan akan mencari cara lain untuk kembali memberlakukan tarif, yang berpotensi memicu volatilitas pasar. Meski demikian, ia menegaskan bahwa ketidakpastian tersebut justru cenderung mendukung prospek emas dalam jangka menengah.
Bart Melek juga menjelaskan bahwa pembatalan tarif dapat mengurangi penerimaan negara, sehingga pemerintah kemungkinan perlu meningkatkan penerbitan obligasi. Kondisi ini dapat mendorong kebijakan yang menjaga suku bunga tetap rendah agar beban bunga tidak meningkat, yang pada akhirnya menjadi faktor positif bagi harga emas.
Saat ini, pelaku pasar masih memperkirakan adanya dua kali pemangkasan suku bunga oleh The Fed masing-masing sebesar 25 bps pada tahun ini, dengan penurunan pertama diperkirakan terjadi pada bulan Juni. Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah biasanya memperkuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai.
Dari sisi teknikal, tren emas masih menunjukkan sinyal penguatan yang kuat. Hal ini tercermin dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 76, yang menandakan tren bullish masih dominan. Namun, posisi RSI yang sudah melewati level 70 juga menjadi peringatan bahwa emas telah memasuki kondisi overbought.
Sementara itu, indikator Stochastic RSI berada di level 84, yang juga mengindikasikan kondisi overbought. Ini menunjukkan bahwa meskipun tren utama masih positif, ruang kenaikan dalam jangka pendek bisa menjadi lebih terbatas dan pergerakan harga berpotensi disertai fase konsolidasi terlebih dahulu.
Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja
Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.
Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas.Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp 5 ribu di Treasury!
Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di KOMINFO dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.
Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.
Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.
Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS.
Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!


