Harga emas hari ini kembali melanjutkan penguatan dan semakin mendekati level psikologis USD4.400 per troy ons. Pada Senin, 17 Agustus 2026, harga emas dunia berada di level USD4.386,76 per troy ons. Posisi tersebut menguat sekitar 0,54% dibandingkan penutupan perdagangan Jumat, 14 Agustus 2026, yang berada di level USD4.375,89 per troy ons.
Jika dibandingkan dengan perdagangan Jumat pada pekan sebelumnya, harga emas telah mencatat kenaikan sekitar 1,04%. Penguatan tersebut menunjukkan bahwa emas masih mempertahankan momentum positif setelah sebelumnya mengalami pemulihan tajam dari level terendah pada pertengahan Juli.
Dengan posisi saat ini, harga emas hanya berjarak sekitar 0,3% dari level USD4.400 per troy ons. Sementara itu, untuk mencapai resistance psikologis di level USD4.500, emas masih membutuhkan kenaikan sekitar 2,6%. Salah satu faktor yang masih menjadi sumber tenaga bagi pergerakan emas adalah pelemahan dolar Amerika Serikat.
Selain itu, ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed juga mulai berubah dan menjadi lebih mendukung bagi logam mulia. Pasar mulai mengurangi taruhan terhadap kenaikan suku bunga setelah sejumlah data ekonomi dan inflasi Amerika Serikat tidak menunjukkan tekanan yang jauh lebih kuat dari perkiraan.
Salah satu data yang menjadi perhatian adalah penjualan ritel. US Census Bureau melaporkan penjualan ritel di Amerika Serikat pada Juli mengalami penurunan 0,6% dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm). Penurunan tersebut menjadi kontraksi pertama sejak Oktober tahun lalu sekaligus menjadi yang terburuk sejak Mei 2025.
Data lain datang dari indeks sentimen konsumen Universitas Michigan. Untuk periode Agustus, indeks tersebut berada di level 51, turun cukup dalam dari posisi Juli yang mencapai 55,2. Angka tersebut juga berada di bawah ekspektasi pasar yang sebelumnya memperkirakan indeks berada di level 54,5.
Berbagai data di atas semakin memberikan gambaran bahwa The Fed tampaknya belum perlu terburu-buru memperketat kebijakan moneternya. Maka, peluang kenaikan suku bunga acuan dalam waktu dekat juga semakin memudar. Strategist di Oversea-Chinese Banking Corp, Christopher Wong, menilai kondisi makro saat ini masih memberikan dukungan terhadap emas.
Namun, posisi tersebut dinilai kurang suportif karena momentum teknikal mulai terlihat jenuh setelah kenaikan harga emas dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut membuat risiko konsolidasi masih tetap terbuka.
Harga Emas Hari Ini Senin, 17 Agustus 2026 di Indonesia
Pergerakan harga emas di Indonesia pada awal pekan ini bergerak searah dengan harga emas dunia. Hari ini, Senin, 17 Agustus 2026, harga beli emas Antam di Indonesia berada di level Rp2.677.000 per gram. Harga tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp2.000 per gram dari perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp2.675.000 per gram.
Tidak hanya harga beli, harga buyback yang ditawarkan Antam juga mengalami kenaikan dengan nilai yang sedikit lebih besar. Hari ini, harga buyback emas Antam naik Rp5.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.525.000 per gram menjadi Rp2.530.000 per gram.
Kenaikan juga terjadi pada harga emas digital di aplikasi Treasury. Bahkan, kenaikannya tercatat lebih signifikan dibandingkan pergerakan harga emas Antam. Pada Senin, 17 Agustus 2026, harga beli emas digital di aplikasi Treasury berada di level Rp2.617.822 per gram.
Jika dibandingkan dengan harga penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp2.590.036 per gram, harga emas digital Treasury mengalami kenaikan sebesar Rp27.786 per gram.
Prediksi Harga Emas Mendatang
Meski terus menguat, emas belum sepenuhnya terbebas dari tekanan jual. Pergerakan harga pada beberapa sesi terakhir menunjukkan bahwa aksi ambil untung masih berpotensi membatasi penguatan. Pada 12 Agustus, harga emas sempat mencapai USD4.407 per troy ons sebelum kembali turun ke level USD4.350 pada sesi perdagangan berikutnya.
Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa area USD4.400 masih menjadi wilayah yang dipenuhi aksi ambil untung. Untuk membuka peluang menuju level yang lebih tinggi, harga emas perlu melewati USD4.407 terlebih dahulu. Jika mampu menembus level tersebut dan bertahan di atas USD4.500, ruang penguatan berikutnya menuju kisaran USD4.650-4.750 berpotensi terbuka.
Sebaliknya, apabila emas gagal bertahan di atas level USD4.375, harga emas berpotensi kembali menguji area USD4.350. Jika level tersebut juga berhasil ditembus ke bawah, tekanan koreksi dapat berlanjut menuju USD4.240.
Pelemahan ekonomi, perubahan arah kebijakan suku bunga, serta meningkatnya risiko geopolitik dapat menjadi faktor yang mendorong emas kembali menuju USD4.500 atau bahkan lebih tinggi. Sebaliknya, kondisi ekonomi yang kuat, kenaikan imbal hasil obligasi, dan penguatan dolar AS dapat menahan pergerakan harga emas.
Dengan harga yang kini berada di level USD4.386,76 per troy ons, emas semakin mendekati area penentuan. Penembusan USD4.400 dapat menjadi sinyal awal bagi kelanjutan penguatan. Namun, penguatan yang lebih meyakinkan baru terlihat apabila emas mampu menembus sekaligus bertahan di atas level USD4.500.
Dari sisi ekspektasi kebijakan moneter, CME FedWatch mencatat probabilitas kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 bps dalam rapat The Fed bulan depan kini berada di 33,1%. Angka tersebut menyusut dibandingkan posisi sepekan sebelumnya yang mencapai 44,4% dan posisi sebulan lalu sebesar 47%.
Sementara itu, secara teknikal, emas masih bertahan di zona bullish. Kondisi tersebut terlihat dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 51. Namun, posisi RSI emas yang masih berada cukup dekat dengan level 50 membuat kondisinya cenderung netral.
Di sisi lain, indikator Stochastic RSI telah menyentuh level 100. Posisi tersebut merupakan level tertinggi dan menunjukkan kondisi overbought. Kondisi ini menjadi salah satu sinyal bahwa momentum kenaikan harga emas perlu diwaspadai karena ruang konsolidasi atau koreksi masih terbuka.
Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja
Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.
Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas. Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp5 ribu di Treasury!
Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di Komdigi dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.
Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.
Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.
Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS.
Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!


