Berita, Emas, Kabar Emas
Dolar Amerika Serikat dan Yield Treasury Masih Membayangi, Harga Emas Hari Ini Senin, 5 Oktober 2026 Menguat Tipis
Dayinta
Senin, 05 Oktober 2026
Harga Emas Hari Ini 5

Harga emas hari ini kembali menguat tipis setelah mengalami tekanan cukup dalam sepanjang pekan lalu. Pada Senin, 5 Oktober 2026 harga emas dunia tercatat naik 0,06% ke posisi USD4.144,83 per troy ons. Penguatan tersebut menjadi kabar positif setelah harga emas ditutup melemah 0,85% ke level USD4.142,34 per troy ons pada perdagangan Jumat.

Secara keseluruhan, harga emas mengalami penurunan hingga 3,4% sepanjang pekan lalu. Tekanan terhadap harga emas salah satunya berasal dari penguatan nilai tukar dolar hampir 1% terhadap enam mata uang utama dunia dan tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat.

Pada saat yang sama, yield obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun terus bertahan di atas level 5,2% selama pekan lalu. Kondisi tersebut turut menjadi tekanan bagi pergerakan harga emas karena emas merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil atau non-yielding asset.

Ketika instrumen lain menawarkan tingkat imbal hasil yang tinggi, memegang emas menjadi relatif kurang menguntungkan bagi investor. Penguatan dolar dan kenaikan yield obligasi Amerika Serikat terjadi seiring meningkatnya ekspektasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya dalam waktu dekat.

Di sisi lain, tingginya harga minyak juga berpotensi kembali memicu tekanan inflasi. Kenaikan imbal hasil obligasi membuat aset berbunga menjadi lebih menarik, sementara penguatan dolar Amerika Serikat menyebabkan emas menjadi semakin mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang selain dolar Amerika Serikat.

Tekanan terhadap emas juga tercermin dari posisi investor. Berdasarkan data CFTC yang dikutip Reuters, posisi net long manajer investasi turun hingga mencapai level terendah sejak akhir Juli pada pekan yang berakhir 22 September. Dana yang diperdagangkan di bursa atau ETF emas juga mencatat arus keluar sebesar 1,6 ton. Kondisi tersebut membuat total kepemilikan emas global turun menjadi sekitar 4.249 ton.

Permintaan emas fisik di kawasan Asia turut menunjukkan pelemahan. Di China, minat pembelian emas menurun menjelang periode libur nasional pada 1-7 Oktober. Pada saat yang sama, premi emas domestik terhadap harga global juga menghilang. Sementara dari sisi pasokan, Ghana telah menghentikan ekspor emas melalui GoldBod sejak Agustus.

Harga Emas Hari Ini Senin, 5 Oktober 2026 di Indonesia

Berbeda dengan pergerakan harga emas dunia yang hanya menguat tipis setelah mengalami tekanan sepanjang pekan lalu, harga emas di Indonesia kompak mengalami kenaikan pada awal pekan.

Pada Senin, 5 Oktober 2026, harga beli emas Antam di Indonesia tercatat berada di level Rp2.580.000 per gram. Harga tersebut naik Rp6.000 per gram dibandingkan posisi pada penutupan akhir pekan lalu yang berada di angka Rp2.574.000 per gram.

Kenaikan tidak hanya terjadi pada harga beli. Harga buyback yang ditawarkan Antam juga meningkat dengan besaran yang sama, yakni Rp6.000 per gram. Pada pekan lalu, harga buyback emas Antam masih berada di posisi Rp2.380.000 per gram. Memasuki perdagangan awal pekan ini, harganya meningkat menjadi Rp2.386.000 per gram.

Penguatan harga emas hari ini di pasar domestik juga terjadi pada emas digital. Pada Senin, 5 Oktober 2026, harga beli emas digital di aplikasi Treasury tercatat berada di posisi Rp2.453.564 per gram. Jika dibandingkan dengan harga penutupan pada akhir pekan lalu yang berada di level Rp2.434.445 per gram, harga beli emas digital Treasury mengalami kenaikan sebesar Rp19.119 per gram.

Prediksi Harga Emas Mendatang

Di tengah berbagai tekanan yang membayangi pasar emas, HSBC menjadi bank terbaru yang memangkas proyeksi harga logam mulia tersebut. HSBC menurunkan proyeksi rata-rata harga emas pada 2026 menjadi USD4.490 per troy ons dari sebelumnya USD4.560 per troy ons. Proyeksi harga emas untuk 2027 juga mengalami penurunan.

HSBC kini memperkirakan harga emas berada di level USD4.825 per troy ons, lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya sebesar USD4.925 per troy ons. Pemangkasan tersebut merupakan revisi lanjutan setelah sebelumnya HSBC juga telah menurunkan proyeksi harga emas 2026 dari USD4.864 per troy ons serta proyeksi 2027 dari USD5.000 per troy ons.

Meski kembali memangkas proyeksinya, HSBC memperkirakan permintaan dari bank sentral dapat menjadi salah satu penopang apabila harga emas turun mendekati atau berada di bawah level USD4.000 per troy ons.

Sejumlah bank lainnya masih melihat adanya peluang bagi harga emas untuk menembus level USD5.000 per troy ons. Goldman Sachs memperkirakan harga emas dapat berada di posisi USD4.900 per troy ons pada akhir 2026. Sementara itu, UBS memproyeksikan harga emas berada di kisaran USD4.600 per troy ons pada Desember sebelum kemudian meningkat menuju USD5.000 per troy ons pada Maret 2027.

Deutsche Bank juga menetapkan target harga emas sebesar USD5.000 per troy ons. Morgan Stanley turut melihat peluang harga emas menembus level tersebut pada 2027. Berbeda dengan sejumlah proyeksi tersebut, Bank of America (BofA) memberikan skenario yang lebih berat. BofA memperkirakan harga emas berpotensi turun menuju USD3.750 per troy ons sebelum kembali mengalami penguatan.

Salah satu risiko terbesar terhadap pergerakan emas berasal dari harga minyak. Apabila harga minyak melonjak hingga USD150 per barel, BofA memperkirakan rata-rata harga emas pada 2027 dapat tertekan hingga sekitar USD3.500 per troy ons.

Lewat berbagai proyeksi tersebut, Wall Street masih melihat adanya prospek positif terhadap emas dalam jangka panjang. Namun, perjalanan harga emas untuk mencapai level USD5.000 per troy ons diperkirakan tidak berlangsung mulus. Strategis logam MKS PAMP Nicky Shiels memperkirakan faktor geopolitik dan diversifikasi cadangan devisa negara memberikan premi sekitar USD840 per troy ons terhadap harga emas.

Sementara itu, berdasarkan CME FedWatch, peluang kenaikan Federal Funds Rate sebesar 25 bps menjadi 4-4,25% dalam rapat Oktober hanya sebesar 22,1%. Meski begitu, kemungkinan kenaikan suku bunga diperkirakan lebih besar pada rapat Desember. CME FedWatch menunjukkan probabilitas kenaikan tersebut mencapai 68,7%.

Global Head of Commodity Research Standard Chartered Suki Cooper, seperti dikutip Bloomberg News, menilai bahwa emas cenderung memberikan respons yang lebih cepat terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga dibandingkan penurunan suku bunga.

Dari sisi teknikal, emas masih berada di zona bearish. Kondisi tersebut terlihat dari indikator Relative Strength Index (RSI) 1yang berada di level 39. Sementara itu, indikator Stochastic RSI 14 hari tercatat berada di level 27. Posisi tersebut menunjukkan bahwa emas masih berada dalam area jual atau short yang kuat.

Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja

Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.

Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas. Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp5 ribu di Treasury!

Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di Komdigi dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.

Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.

Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.

Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS. 

Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!

Artikel Populer
Trivia
Mayam Aceh: Pengertian dan Cara Hitung Mahar Nikah Sejuta Makna
Selasa, 25 Juni 2024
Emas
Rahasia Kekuatan Warna Emas yang Jarang Orang Tahu!
Kamis, 23 November 2023
belajar investasi emas
Emas, Tips Keuangan
Tips Jitu Mengoptimalkan Jual Beli Emas Digital
Kamis, 26 September 2024