Harga emas hari ini mengalami tekanan di awal pekan seiring meningkatnya kembali ketidakpastian geopolitik global. Pada Senin, 11 Mei 2026 harga emas dunia tercatat turun 0,6% ke level USD4.689,29 per troy ons. Sebelumnya, harga emas dunia pada perdagangan Jumat, 8 Mei 2026 ditutup di posisi USD 4.714,42 per troy ons atau menguat 0,62%.
Penutupan di akhir pekan lalu menjadi level tertinggi sejak 22 April 2026 atau lebih dari dua pekan terakhir. Secara akumulatif dalam sepekan, emas masih mencatatkan kenaikan sebesar 2,18%. Kinerja positif ini sekaligus menghentikan tren penurunan yang sempat terjadi selama dua pekan berturut-turut sebelumnya.
Namun, tekanan kembali muncul setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menolak tawaran perdamaian terbaru dari Iran untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama 10 minggu dan berdampak pada jalur vital Selat Hormuz. Penolakan tersebut memicu kembali kekhawatiran pasar terhadap potensi inflasi yang lebih tinggi.
Apalagi, eskalasi konflik yang terjadi sepanjang akhir pekan semakin memperlihatkan bahwa gencatan senjata yang sempat berlangsung masih dalam kondisi rentan. Trump juga menilai bahwa respons terbaru dari Iran terhadap proposal yang diajukan tidak dapat diterima, sehingga peluang tercapainya kesepakatan damai dalam waktu dekat menjadi semakin kecil.
Selain itu, serangkaian serangan drone di kawasan Timur Tengah pada akhir pekan, termasuk insiden yang menyebabkan kapal kargo terbakar di perairan lepas pantai Qatar, semakin mempertegas rapuhnya stabilitas kawasan. Negara seperti Uni Emirat Arab dan Kuwait juga dilaporkan berhasil menggagalkan sejumlah serangan tambahan.
Harga Emas Hari Ini Senin, 11 Mei 2026 di Indonesia
Sejalan dengan pelemahan harga emas dunia, harga emas hari ini di Indonesia juga mengalami koreksi. Pada Senin, 11 Mei 2026 harga beli emas Antam turun sebesar Rp20.000 menjadi Rp2.819.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.839.000 per gram. Penurunan ini menunjukkan bahwa pasar domestik cukup responsif terhadap perubahan sentimen global.
Tidak hanya harga beli, harga buyback emas Antam juga ikut mengalami penurunan meskipun dengan nominal yang lebih kecil. Harga buyback Antam hari ini berada di level Rp2.626.000 per gram atau turun Rp18.000 dibandingkan posisi akhir pekan lalu di Rp2.644.000 per gram.
Tren pelemahan juga terlihat pada emas digital di aplikasi Treasury. Pada Senin, 11 Mei 2026 pukul 10.00 WIB, harga beli emas digital berada di angka Rp2.663.549 per gram. Jika dibandingkan dengan harga penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di Rp2.872.841 per gram, maka harga emas digital hari ini mengalami penurunan sebesar Rp9.292.
Koreksi ini mencerminkan meningkatnya ketidakpastian pasar setelah gagalnya upaya perdamaian di Timur Tengah. Sebagian investor mulai khawatir bahwa inflasi akan tetap tinggi, sehingga peluang penurunan suku bunga oleh bank sentral menjadi semakin kecil dalam waktu dekat.
Prediksi Harga Emas Mendatang
Pergerakan harga emas dalam waktu dekat diperkirakan masih akan berada dalam rentang yang cukup lebar, dengan level support di USD4.493 dan resistance di USD4.894 pada pekan ini. Rentang ini mencerminkan kondisi pasar yang masih dipenuhi ketidakpastian serta tarik-menarik sentimen antara faktor geopolitik dan kebijakan moneter.
Perkembangan konflik geopolitik serta pergerakan dolar Amerika Serikat akan tetap menjadi katalis utama yang menentukan arah harga emas. Ketika tensi geopolitik meningkat, emas biasanya mendapat dukungan sebagai aset safe haven. Namun, jika hal tersebut diiringi ekspektasi suku bunga tinggi, maka penguatan emas bisa menjadi terbatas.
Fokus utama pelaku pasar pekan ini tertuju pada sejumlah data inflasi penting dari China, Jerman, dan Amerika Serikat. Selain itu, pertemuan antara Presiden China, Xi Jinping, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, juga menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi arah kebijakan ekonomi global.
Data inflasi konsumen Amerika Serikat yang akan dirilis pada Selasa diperkirakan akan kembali menegaskan bahwa inflasi masih menjadi ancaman. Hal ini berkaca pada data sebelumnya yang menunjukkan kenaikan bulanan terbesar sejak 2022 pada Maret lalu.
Sementara itu, data ketenagakerjaan terbaru menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat kembali menambah jumlah tenaga kerja untuk bulan kedua berturut-turut pada April. Kondisi ini menandakan pasar tenaga kerja masih cukup solid, dengan tingkat pengangguran yang tetap stabil di level 4,3%.
Kombinasi antara inflasi yang masih tinggi dan pasar tenaga kerja yang kuat memberikan ruang bagi bank sentral Amerika Serikat untuk mempertahankan suku bunga dalam waktu yang lebih lama. Kebijakan ini cenderung menjadi tekanan bagi harga emas dalam jangka pendek.
Namun dari sisi teknikal, harga emas masih berada dalam zona bullish. Hal ini terlihat dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 55 mengindikasikan bahwa tren harga emas masih cenderung menguat. Di sisi lain, indikator Stochastic RSI berada di level 14, yang berarti sudah masuk ke area oversold.
Posisi Relative Strength Index (RSI) yang belum terlalu jauh dari level 50 menunjukkan pergerakan emas masih relatif netral dan berpotensi bergerak sideways. Sedangkan kondisi oversold juga membuka peluang terjadinya rebound atau penguatan harga dalam jangka pendek apabila muncul sentimen positif baru di pasar.
Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja
Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.
Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas.Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp5 ribu di Treasury!
Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di Komdigi dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.
Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.
Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.
Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS.
Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!


