Perdagangan emas dunia pekan pertama 2026, bergerak dengan kecenderungan melemah. Jika dihitung dari penutupan Jumat sebelumnya di USD4.532,28 per troy ons hingga jumat pekan ini di USD4.329,89 per troy ons, harga emas tercatat turun sekitar 4,47%. Pelemahan ini mencerminkan pasar yang lebih berhati-hati seiring minimnya katalis baru pada periode pergantian tahun.
Memasuki awal pekan, harga emas dibuka lebih rendah di level USD4.331,68 per troy ons pada Senin. Pergerakan ini menunjukkan tekanan jual masih mendominasi setelah reli kuat pada pekan sebelumnya, sementara pelaku pasar cenderung melakukan penyesuaian posisi menjelang libur akhir tahun dan awal tahun baru.
Pada Selasa, harga emas sempat bergerak naik terbatas ke USD4.346,20 per troy ons. Kenaikan tipis ini mengindikasikan adanya upaya stabilisasi, meski minat beli belum cukup kuat untuk membalikkan arah pasar secara signifikan di tengah aktivitas perdagangan global yang relatif sepi.
Tekanan kembali muncul pada Rabu ketika harga emas turun ke USD4.317,64 per troy ons. Pelemahan ini menegaskan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi menurun, dengan investor cenderung menunggu kejelasan arah kebijakan moneter dan data ekonomi berikutnya sebelum kembali masuk lebih agresif.
Pada Kamis, perdagangan emas global libur memperingati Tahun Baru, sehingga tidak terjadi pergerakan harga emas. Menutup pekan, harga emas berada di level USD4.329,89 per troy ons pada Jumat, menunjukkan harga emas masih mampu bertahan meski lebih rendah dibandingkan pekan lalu. Secara keseluruhan, emas mengakhiri pekan ini dalam kondisi melemah namun relatif stabil di tengah rendahnya aktivitas pasar global.
Baca Juga: Sentimen Awal Tahun Menguat, Harga Emas Hari Ini Jumat, 2 Januari 2026 Dibuka Positif – Treasury
Faktor Pendorong Naik Turunnya Harga Emas dalam Sepekan
Di pekan pertama 2026, sentimen pasar emas global didominasi optimisme kuat meski volatilitas meningkat. Reli lanjutan, rekor harga emas baru, serta koreksi sesaat mencerminkan pasar yang aktif menyeimbangkan ekspektasi kebijakan moneter longgar, risiko geopolitik, dan aksi ambil untung menjelang pergantian tahun akhir tahun global yang penuh ketidakpastian tinggi.
Faktor pendorong utama berasal dari ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed, penurunan imbal hasil obligasi, dan pelemahan dolar Amerika Serikat. Lingkungan suku bunga rendah menekan biaya peluang memegang emas, sementara pembelian bank sentral dan arus masuk ETF memperkuat struktur permintaan fundamental pasar global yang tetap solid.
Di sisi lain, dinamika geopolitik global tetap menjadi katalis penting bagi emas sebagai aset safe haven. Ketegangan Rusia Ukraina, Timur Tengah, serta hubungan Amerika Serikat dengan Venezuela menopang permintaan, meski likuiditas akhir tahun memicu aksi ambil untung dan fluktuasi tajam dalam perdagangan emas global terkini.
Performa emas sepanjang 2025 yang melonjak tajam turut membentuk persepsi pasar memasuki awal 2026. Kenaikan tahunan tertinggi sejak 1979 memperkuat keyakinan struktural, meskipun fase konsolidasi dipandang sehat setelah reli panjang, terutama ketika pasar sepi dan sensitif terhadap berita global ekonomi dan geopolitik yang berkembang cepat.
Menjelang akhir pekan dan awal tahun baru, prospek emas tetap konstruktif. Dukungan fundamental, kebijakan moneter longgar, serta risiko global menjaga daya tarik emas, namun investor tetap mewaspadai volatilitas, koreksi teknikal, dan perubahan sentimen seiring kembalinya likuiditas pasar global secara bertahap stabil.
Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja
Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.
Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas. Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp 5 ribu di Treasury!
Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di Komdigi dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna .
Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.
Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.
Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS.
Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan.


