Perdagangan emas dunia pekan ini bergerak sangat volatil setelah sempat mencetak rekor baru di awal periode. Jika dihitung dari penutupan Jumat, 23 Januari di USD4.982,57 per troy ons hingga penutupan Jumat, 30 Januari di USD4.864,35 per troy ons, harga emas tercatat turun sekitar 2,37%. Pelemahan ini terjadi setelah reli tajam yang sempat mendorong harga ke level tertinggi baru.
Memasuki awal pekan, harga emas masih melanjutkan penguatan ke USD5.014,29 per troy ons pada Senin. Momentum kenaikan bahkan semakin agresif pada Selasa ketika harga melonjak ke USD5.189,89 per troy ons, mencerminkan sentimen pasar yang sangat bullish dan dorongan beli yang terus menguat di tengah ekspektasi positif investor.
Reli berlanjut pada Rabu dengan harga emas menembus USD5.399,29 per troy ons, menandai puncak tertinggi dalam periode ini. Namun, pada Kamis harga mulai terkoreksi tipis ke USD5.394,88 per troy ons, mengindikasikan munculnya aksi ambil untung setelah lonjakan tajam dalam beberapa sesi perdagangan sebelumnya.
Tekanan jual semakin terasa menjelang akhir pekan. Pada Jumat, 30 Januari, harga emas turun signifikan ke USD4.864,35 per troy ons. Koreksi ini memperlihatkan perubahan sentimen jangka pendek, di mana pasar cenderung merealisasikan keuntungan setelah reli ekstrem yang terjadi sejak awal pekan.
Secara keseluruhan, pergerakan emas pekan ini mencerminkan fase reli kuat yang diikuti koreksi tajam. Meskipun sempat mencetak level tertinggi baru di atas USD5.300 per troy ons, harga akhirnya ditutup lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya. Pola ini menunjukkan volatilitas tinggi dan dinamika pasar yang cepat berubah dalam waktu singkat.
Faktor Pendorong Naik Turunnya Harga Emas dalam Sepekan
Sepanjang pekan ini, harga emas global banyak dipengaruhi oleh meningkatnya ketegangan geopolitik. Pengerahan armada militer Amerika Serikat ke Timur Tengah, ancaman tarif baru terhadap sejumlah negara, hingga memanasnya kembali isu nuklir Iran membuat pasar diliputi rasa cemas. Dalam situasi penuh ketidakpastian seperti itu, investor kembali memilih emas sebagai aset aman.
Di Amerika Serikat, dinamika politik juga ikut memengaruhi sentimen pasar. Sorotan terhadap independensi The Fed serta wacana pergantian ketua bank sentral menambah tanda tanya mengenai arah kebijakan ekonomi ke depan. Ketika kebijakan dinilai berpotensi berubah atau dipengaruhi tekanan politik, emas biasanya menjadi pilihan untuk menjaga nilai aset.
Keputusan The Fed yang mempertahankan suku bunga pun tidak banyak mengurangi minat terhadap emas. Sikap bank sentral yang cenderung hati-hati di tengah inflasi yang masih tinggi justru membuat pasar tetap waspada. Perbedaan pandangan di internal The Fed semakin memperkuat kesan bahwa ketidakpastian kebijakan masih membayangi.
Sementara itu, pergerakan dolar AS turut memberi dorongan tambahan. Ketika dolar melemah, harga emas menjadi relatif lebih murah bagi pembeli di luar Amerika Serikat, sehingga permintaan meningkat. Di saat yang sama, pembelian emas oleh bank sentral dan kenaikan kepemilikan ETF berbasis emas menunjukkan bahwa minat investasi terhadap logam mulia ini semakin meluas.
Meski begitu, reli tajam juga memicu aksi ambil untung dari sebagian pelaku pasar. Setelah mencetak rekor baru, sebagian investor memilih merealisasikan keuntungan sehingga terjadi koreksi singkat. Namun secara umum, hingga akhir pekan, sentimen terhadap emas masih didominasi kebutuhan lindung nilai di tengah kondisi global yang belum benar-benar stabil.
Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja
Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.
Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas. Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp 5 ribu di Treasury!
Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di Komdigi dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.
Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.
Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.
Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS.
Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!


