Berita, Emas, Kabar Emas
Kembali Melemah, Harga Emas Hari Ini Rabu, 29 April 2026 Tertekan Lonjakan Minyak dan Sentimen The Fed
Dayinta
Rabu, 29 April 2026
Harga Emas Hari Ini 29

Harga emas hari ini kembali melanjutkan tren pelemahan di pasar global. Pada Rabu, 29 April 2026 harga emas dunia tercatat turun tipis sebesar 0,06% ke level USD4.591,37 per troy ons. Koreksi ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap emas masih belum mereda, meskipun penurunannya relatif terbatas dibandingkan sesi sebelumnya.

Jika dibandingkan dengan pergerakan sehari sebelumnya, tekanan terhadap harga emas terlihat jauh lebih signifikan. Pada perdagangan Selasa, 28 April 2026 harga emas dunia ditutup di posisi USD4.594,51 per troy ons setelah anjlok tajam hingga 1,867%. Dalam dua hari terakhir, akumulasi penurunan bahkan telah mencapai sekitar 2,4%.

Penutupan tersebut juga menjadi level terendah sejak 30 Maret 2026 atau hampir satu bulan terakhir. Pelemahan ini sempat membawa harga emas turun mendekati area USD4.500 per troy ons, yang menjadi titik terendah sepanjang bulan ini. Di sisi lain, pergerakan harga komoditas energi justru menunjukkan arah sebaliknya.

Harga minyak mentah melonjak tajam pada perdagangan Selasa. Minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) tercatat naik lebih dari 3% dan ditutup di level USD99,93 per barel. Sementara itu, minyak Brent menguat 2,8% ke posisi USD111,26 per barel. Kenaikan harga minyak ini dipicu oleh ketidakpastian geopolitik yang masih berlangsung.

Upaya untuk mengakhiri konflik Iran dilaporkan mengalami kebuntuan, sehingga Selat Hormuz masih sebagian besar tertutup. Kondisi ini memberikan tekanan pada pasokan minyak global, khususnya dari kawasan Timur Tengah. Situasi semakin kompleks setelah Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan keluar dari OPEC dan OPEC+.

Sentimen negatif juga datang dari pernyataan pejabat Amerika Serikat yang menyebutkan bahwa Donald Trump tidak puas dengan proposal terbaru dari Iran terkait upaya penyelesaian konflik. Hal ini semakin meredupkan harapan tercapainya perdamaian dalam waktu dekat, padahal konflik tersebut telah berdampak besar terhadap ekonomi dunia.

Wakil Presiden sekaligus Senior Strategist Zaner Metals, Peter Grant, mengatakan bahwa kondisi tersebut kembali memunculkan pesimisme terhadap proses perdamaian di Timur Tengah. Ia juga menilai penolakan terhadap tawaran terbaru Iran membuat Selat Hormuz tetap tertutup.

Menurutnya, kondisi tersebut mendorong kenaikan harga minyak dan kembali memicu kekhawatiran inflasi, terutama menjelang rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang berlangsung pada Selasa dan Rabu pekan ini. Sentimen tersebut menjadi salah satu faktor yang menekan harga emas hingga ke level terendah dalam empat pekan terakhir.

Harga Emas Hari Ini Rabu, 29 April 2026 di Indonesia

Sejalan dengan pergerakan global, harga emas di Indonesia juga mengalami pelemahan secara serentak. Harga emas hari ini Rabu, 29 April 2026 untuk produk Antam tercatat berada di level Rp2.784.000 per gram setelah mengalami penurunan sebesar Rp30.000 dibandingkan harga pada perdagangan sebelumnya yang berada di Rp2.814.000 per gram.

Penurunan harga emas Antam hari ini menjadi yang terendah dalam tiga bulan terakhir dan menunjukkan bahwa tekanan dari pasar global turut berdampak langsung pada harga emas domestik. Tidak hanya harga beli, tekanan yang lebih dalam juga terjadi pada harga buyback atau harga jual kembali.

Pada perdagangan hari ini, harga buyback emas Antam tercatat turun sebesar Rp52.000, dari sebelumnya Rp2.625.000 per gram menjadi Rp2.573.000 per gram. Penurunan yang lebih tajam pada harga buyback ini mencerminkan meningkatnya tekanan di pasar emas serta respons terhadap volatilitas global yang masih tinggi.

Meski demikian, pergerakan berbeda justru terlihat pada emas digital. Harga emas digital di aplikasi Treasury hari ini menunjukkan sedikit pemulihan setelah mengalami penurunan tajam pada penutupan perdagangan sebelumnya. Pada Rabu, 29 April 2026 pukul 10.00 WIB, harga beli emas digital tercatat di level Rp2.609.280 per gram.

Angka ini mengalami kenaikan sebesar Rp12.513 jika dibandingkan dengan harga penutupan sebelumnya yang berada di Rp2.596.767 per gram. Kenaikan ini memberikan sinyal adanya potensi rebound jangka pendek, meskipun tren utama masih berada dalam tekanan.

Baca Juga: Kabar Negosiasi Mendongkrak Harga Emas Hari Ini Selasa, 28 April 2026 Mulai Bangkit Tipis – Treasury 

Prediksi Harga Emas Mendatang

Pelaku pasar saat ini cenderung bersikap wait and see menjelang keputusan penting dari bank sentral Amerika Serikat. Investor memperkirakan bahwa The Fed akan menahan suku bunga acuannya dalam rapat. Selain itu, pasar juga menantikan pernyataan dari Ketua The Fed, Jerome Powell, yang dijadwalkan akan memberikan arahan terkait kebijakan moneter ke depan.

Dalam catatannya, Commerzbank AG menyebutkan bahwa kenaikan harga minyak yang terus berlanjut berpotensi memengaruhi kebijakan moneter. Jika tekanan inflasi meningkat akibat lonjakan harga energi, maka peluang kenaikan suku bunga acuan akan semakin terbuka. Kondisi ini berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap harga emas.

Selain The Fed, perhatian pasar juga tertuju pada keputusan bank sentral lainnya. Beberapa di antaranya adalah Bank Sentral Eropa (ECB), Bank of England, serta Bank of Canada yang juga dijadwalkan mengambil keputusan penting dalam pekan ini. Kebijakan yang diambil oleh bank-bank sentral tersebut akan turut memengaruhi arah pergerakan pasar global.

Di sisi permintaan, data dari China menunjukkan peningkatan aktivitas impor emas. Sebagai konsumen emas terbesar di dunia, China mencatat impor bersih emas dari Hong Kong sebesar 47,866 ton metrik pada Maret, meningkat dibandingkan Februari yang berada di 46,249 ton. Kenaikan ini menunjukkan bahwa permintaan fisik emas masih relatif kuat.

Secara teknikal, kondisi emas saat ini masih berada dalam tekanan bearish. Hal ini tercermin dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 39. Sedangkan indikator Stochastic RSI telah menyentuh level nol yang menandakan kondisi oversold. Situasi ini membuka peluang terjadinya rebound teknikal dalam jangka pendek.

Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja

Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.

Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas.Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp 5 ribu di Treasury!

Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di KOMINFO dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.

Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.

Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.

Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS. 

Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!

Artikel Populer
harga emas 2023
Trivia
Perbandingan Harga Emas 2023 vs. 2024: Berapa Kenaikannya?
Selasa, 10 Desember 2024
Kenapa Harga Emas Naik
Trivia
Kenapa Harga Emas Naik? Simak 5 Alasannya Di sini!
Minggu, 25 Agustus 2024
Promo Mantap 2026
Promo
Serbu Diskon Emas Mantap hingga Rp1.995.000 Spesial di Bulan April! 😍
Rabu, 01 April 2026