Berita, Emas, Kabar Emas
Kembali Menguat! Harga Emas Hari Ini Selasa, 18 Agustus 2026 Tembus USD4.400 per Troy Ons
Dayinta
Selasa, 18 Agustus 2026
Harga Emas Hari Ini 18

Harga emas hari ini kembali bergerak naik dan semakin mendekati level psikologis USD4.500 per troy ons. Pada Selasa, 18 Agustus 2026 harga emas dunia berada di posisi USD4.421,57 per troy ons atau menguat sekitar 0,14%. Penguatan tersebut melanjutkan kinerja positif pada perdagangan sebelumnya.

Pada Senin, 17 Agustus 2026, harga emas ditutup di level USD4.415,19 per troy ons, setelah melesat sebesar 0,9%. Kenaikan tersebut sekaligus membawa harga emas ke posisi tertinggi sejak 4 Juni 2026 atau dalam sekitar 2,5 bulan terakhir. Salah satu faktor yang menjadi pendorong utama penguatan emas adalah pelemahan dolar Amerika Serikat.

Indeks dolar Amerika Serikat turun ke level terendah dalam lebih dari dua bulan dan kini berada di level 99. Kondisi tersebut menjadi katalis positif bagi emas. Analis TD Securities, Bart Melek, juga menilai pelemahan dolar Amerika Serikat hingga melewati level psikologis 100 menjadi salah satu faktor besar yang mendukung pergerakan emas saat ini.

Selain pergerakan dolar Amerika Serikat, emas juga mendapatkan dukungan dari ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed yang mulai mereda. Ekspektasi tersebut melemah setelah data payrolls Amerika Serikat pada pekan lalu berada di bawah perkiraan. Sementara itu, data inflasi konsumen AS juga menunjukkan tekanan yang relatif terkendali.

Dari sisi geopolitik, ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali menjadi perhatian pelaku pasar. Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Teheran akan meningkatkan ketegangan di Selat Hormuz dan kawasan sekitarnya apabila upaya diplomasi dengan Amerika Serikat tidak berhasil.

Dukungan terhadap harga emas juga datang dari aktivitas pembelian bank sentral dunia. Pada kuartal II 2026, pembelian bersih emas oleh bank sentral dunia mencapai 289 ton, atau melonjak 62% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sebelumnya, pembelian pada kuartal I 2026 tercatat sebesar 244 ton.

Maka, total akumulasi pembelian emas oleh bank sentral dunia sepanjang semester I 2026 telah mencapai 530 ton. Tingginya pembelian tersebut menunjukkan bahwa bank sentral masih memiliki minat yang kuat untuk menambah kepemilikan emas dalam cadangan mereka. Tren pembelian tersebut juga diperkirakan belum akan berhenti dalam waktu dekat.

Survei World Gold Council menunjukkan bahwa 89% pengelola cadangan devisa memperkirakan kepemilikan emas bank sentral dunia akan bertambah dalam 12 bulan mendatang. Selain itu, sebanyak 45% bank sentral yang mengikuti survei menyatakan memiliki rencana untuk meningkatkan cadangan emas mereka sendiri.

Polandia menjadi salah satu bank sentral dengan pembelian terbesar. Bank sentral Polandia menambah kepemilikan emas sebanyak 51 ton. Sementara itu, Bank Sentral China menambah 33 ton, yang menjadi pembelian terbesar sejak kuartal IV 2023.

Harga Emas Hari Ini Selasa, 18 Agustus 2026 di Indonesia

Penguatan harga emas dunia turut tercermin pada pasar domestik. Setelah sebelumnya mengalami kenaikan, harga emas di Indonesia kembali melanjutkan tren positif pada Selasa, 18 Agustus 2026. Harga beli emas Antam hari ini berada di level Rp2.695.000 per gram. Angka tersebut meningkat sebesar Rp18.000 per gram dibandingkan harga perdagangan sebelumnya.

Kenaikan serupa juga terjadi pada harga buyback emas Antam. Hari ini, harga buyback berada di posisi Rp2.555.000 per gram, naik sebesar Rp25.000 per gram dibandingkan harga buyback pada perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp2.530.000 per gram.

Penguatan harga juga terjadi pada emas digital di aplikasi Treasury. Pada Selasa, 18 Agustus 2026, harga beli emas digital di aplikasi Treasury berada di level Rp2.625.689 per gram. Jika dibandingkan dengan harga penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp2.617.822 per gram, harga emas digital Treasury mengalami kenaikan sebesar Rp7.867 per gram.

Baca Juga: Semakin Mendekati Level USD4.400, Harga Emas Hari Ini Senin, 17 Agustus 2026 Menguat – Treasury 

Prediksi Harga Emas Mendatang

Analis TD Securities, Bart Melek, melihat pergerakan harga emas saat ini sebagai tanda bahwa pasar mulai memperhitungkan kemungkinan terjadinya stagflasi. Kondisi tersebut terjadi ketika pertumbuhan ekonomi mengalami pelemahan, sementara tingkat inflasi masih berada di level tinggi.

Menurut Melek, pasar emas tampaknya mulai memperhitungkan lingkungan stagflasi yang ditandai oleh melemahnya pasar tenaga kerja serta ekspektasi bahwa The Fed akan mentoleransi tingkat inflasi yang sedang berlangsung. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi ekspektasi pelaku pasar terhadap arah kebijakan moneter.

Saat ini pelaku pasar masih menantikan risalah rapat The Fed pada Juli yang akan dirilis pada Rabu. Risalah tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat.

Berdasarkan CME FedWatch, probabilitas kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 bps menjadi 3,75-4% dalam rapat The Fed pada September saat ini berada di level 35%. Angka tersebut turun cukup drastis dibandingkan posisi sepekan sebelumnya yang mencapai 52,2%.

Kombinasi pelemahan dolar Amerika Serikat, menyusutnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, potensi stagflasi, serta risiko geopolitik membuat emas masih memiliki sejumlah katalis yang dapat menopang tren penguatannya. Berbagai faktor tersebut masih memberikan ruang bagi harga emas untuk mempertahankan momentum positif.

Namun, penguatan harga emas juga perlu diikuti dengan perhatian terhadap kondisi teknikal. Emas saat ini masih berada dengan nyaman di zona bullish. Hal tersebut terlihat dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 66. Namun, indikator Stochastic RSI telah mencapai level 93 menandakan bahwa emas berada dalam kondisi sangat jenuh beli.

Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja

Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.

Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas. Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp5 ribu di Treasury!

Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di Komdigi dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.

Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.

Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.

Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS. 

Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!

Artikel Populer
Kapan Harga Emas Naik
Tips Keuangan
Kapan Harga Emas Naik Lagi? Simak Prediksi Terbaru 2026
Senin, 04 Mei 2026
Emas
Sumbangan Emas untuk Merebut Kemerdekaan Republik Indonesia
Jumat, 18 Agustus 2023
Harga Emas Hari Ini 21
Berita, Emas, Kabar Emas
Turunnya Yield Obligasi dan Naiknya Harapan Perdamaian Mendorong Harga Emas Hari Ini Kamis, 21 Mei 2026 Menguat
Kamis, 21 Mei 2026