Berita, Emas, Kabar Emas
Ketidakpastian Geopolitik Semakin Memanas Membuat Harga Emas Hari Ini Rabu, 7 Januari 2026 Meroket
Dayinta
Rabu, 07 Januari 2026
Harga Emas Hari Ini 7

Pada perdagangan hari ini Rabu, 7 Januari 2026 harga emas dunia tercatat menguat tipis sebesar 0,02% dan berada di level USD4.497,65 per troy ons. Penguatan terbatas ini menunjukkan bahwa harga emas masih bergerak stabil di area tinggi, seiring pasar tetap mencermati perkembangan geopolitik dan arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Sebelumnya, pada perdagangan Selasa, 6 Januari 2026 harga emas dunia mencatatkan kenaikan yang lebih solid sebesar 1,09% dan ditutup di level USD4.496,79 per troy ons. Penguatan tersebut membuat harga emas mendekati level penutupan tertinggi sepanjang masa yang pernah tercapai pada 26 Desember 2025 di posisi USD4.549,71 per troy ons.

Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals, menilai para pedagang logam mulia saat ini melihat risiko ke depan jauh lebih besar dibandingkan para pelaku pasar saham dan obligasi. Ia menambahkan bahwa penggerebekan Amerika Serikat di Venezuela pada akhir pekan lalu telah memicu permintaan aset safe haven yang berkelanjutan.

Kenaikan harga emas didorong oleh meningkatnya minat terhadap aset aman setelah penangkapan Presiden Venezuela oleh Amerika Serikat memicu ketegangan global. Di saat yang sama, investor juga cenderung menahan diri sembari menantikan rilis data penggajian Amerika Serikat. Data ini akan memberikan gambaran terkait arah kebijakan suku bunga The Fed.

Dari sisi kebijakan moneter, Presiden Fed Richmond, Tom Barkin, menyatakan bahwa setiap perubahan suku bunga lanjutan perlu disesuaikan dengan cermat. Menurutnya, bank sentral harus menjaga keseimbangan antara risiko meningkatnya pengangguran dan tekanan inflasi, sehingga keputusan suku bunga ke depan akan sangat bergantung pada perkembangan data ekonomi terbaru.

Harga Emas Hari Ini Rabu, 7 Januari 2026 di Indonesia

Seiring dengan penguatan harga emas dunia, harga emas di dalam negeri juga mencatatkan kenaikan yang signifikan. Hari ini Rabu, 7 Januari 2026 harga beli emas Antam tercatat naik sebesar Rp35.000 menjadi Rp2.584.000 per gram. Sebelumnya, harga emas Antam masih berada di level Rp2.549.000 per gram.

Kenaikan tersebut juga tercermin pada harga buyback atau harga jual kembali yang ditawarkan Antam. Hari ini, harga buyback Antam ikut meningkat Rp35.000, dari posisi Rp2.405.000 per gram menjadi Rp2.440.000 per gram. Pergerakan seimbang antara harga beli dan buyback ini mencerminkan kuatnya minat pasar terhadap emas fisik.

Dalam kurun tiga hari terakhir, harga beli emas Antam telah mencatatkan total kenaikan sebesar Rp96.000 per gram. Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik global, khususnya akibat konflik antara Amerika Serikat dan Venezuela, yang mendorong investor domestik kembali menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai.

Namun, pergerakan sedikit berbeda terlihat pada emas digital. Pada hari ini Rabu, 7 Januari 2026 harga beli emas di aplikasi Treasury justru mengalami koreksi tipis. Pada pukul 09.00 WIB, harga emas digital Treasury tercatat berada di level Rp2.524.323 per gram, turun sekitar Rp2.000 dibandingkan harga penutupan hari sebelumnya di posisi Rp2.526.014 per gram.

Koreksi ringan tersebut terjadi karena karakteristik emas digital yang bergerak secara real time mengikuti dinamika pasar global. Aksi ambil untung dari sebagian investor setelah kenaikan harga pada hari sebelumnya langsung tercermin pada pergerakan harga emas digital, meski secara tren besar masih berada dalam fase penguatan.

Baca Juga: Ketegangan Geopolitik Masih Mendorong Harga Emas Hari Ini Selasa, 6 Januari 2026 Naik – Treasury

Prediksi Harga Emas Mendatang

Morgan Stanley memproyeksikan harga emas berpotensi melonjak hingga USD4.800 per troy ons pada kuartal keempat tahun ini. Proyeksi tersebut didasarkan pada sejumlah faktor, mulai dari potensi penurunan suku bunga, perubahan kepemimpinan di The Fed, hingga kuatnya pembelian emas oleh bank sentral dan dana investasi.

Dalam catatan tertanggal 5 Januari, Morgan Stanley juga menyebut bahwa peristiwa di Venezuela sepanjang akhir pekan lalu kemungkinan besar akan kembali menarik minat investor ke emas sebagai aset aman. Meski demikian, faktor geopolitik tersebut tidak secara langsung dijadikan alasan utama dalam penetapan target harga USD4.800 per troy ons.

Sebagai catatan, harga emas batangan sempat mencapai rekor tertinggi di level USD4.549,71 per troy ons pada 26 Desember 2025. Sepanjang tahun 2025, emas menutup perdagangan dengan kenaikan sebesar 64%, yang menjadi kinerja tahunan terbaik sejak 1979.

Dari sisi data ekonomi, Institute for Supply Management (ISM) melaporkan bahwa aktivitas manufaktur Amerika Serikat yang diukur melalui Purchasing Managers’ Index (PMI) berada di level 47,9 pada Desember 2025.

Angka ini turun dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 48,2, sekaligus menandai kontraksi aktivitas manufaktur yang telah berlangsung selama 10 bulan berturut-turut. PMI Desember 2025 juga menjadi yang terendah sejak Oktober 2024.

PMI yang berada di bawah 50 mengindikasikan aktivitas manufaktur masih berada di zona kontraksi, bukan ekspansi. Kondisi ini memberikan gambaran bahwa pasar tenaga kerja Amerika Serikat belum sepenuhnya solid, sehingga membuka peluang bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan moneternya melalui penurunan suku bunga acuan.

Mengutip CME FedWatch, probabilitas penurunan suku bunga sebesar 25 bps ke kisaran 3,25%-3,5% pada rapat bulan ini tercatat sebesar 17,2%. Meski masih relatif kecil, peluang tersebut sudah meningkat dibandingkan posisi sepekan lalu yang berada di level 16,6%.

Secara teknikal, pergerakan emas masih berada di zona bullish. Hal ini tercermin dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 64, di mana RSI di atas 50 menandakan tren penguatan masih dominan. Sementara itu, indikator Stochastic RSIberada di level 44, yang menunjukkan area jual (short) masih ada, meski tekanannya belum tergolong kuat.

Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja

Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.

Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas.Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp 5 ribu di Treasury!

Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di Komdigi dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.

Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.

Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.

Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS. 

Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!

Artikel Populer
Tips Keuangan
5 Cara Mengecek Emas Asli atau Palsu Anti Ditipu ala Treasury
Senin, 22 Juli 2024
Cara investasi emas
Tips Keuangan
5 Cara Investasi Emas Digital Aman dan Menguntungkan
Senin, 18 November 2024
Trivia
Apakah Trofi Piala Dunia Terbuat dari Emas Murni? Berapa Nilainya?
Selasa, 27 Juni 2023