Harga emas hari ini bergerak tipis setelah mencatatkan lonjakan tajam pada perdagangan sebelumnya. Pada Kamis, 20 Agustus 2026 harga emas dunia berada di posisi USD4.517,49 per troy ons atau melandai 0,08%. Pelemahan tipis tersebut terjadi setelah harga emas pada perdagangan Rabu, 19 Agustus 2026 ditutup di level USD4.521,09 per troy ons.
Harganya terbang 4,33% dalam sehari. Lonjakan tersebut membawa harga emas ke posisi tertinggi sejak 25 Mei 2026 atau dalam kurun waktu lebih dari 2,5 bulan. Kenaikan tajam tersebut tidak terlepas dari pergerakan dolar Amerika Serikat dan imbal hasil Departemen Keuangan Amerika Serikat yang sama-sama melemah.
Indeks dolar Amerika Serikat turun ke level 98, yang menjadi posisi terendah dalam dua bulan terakhir. Pelemahan dolar membuat emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya sehingga turut meningkatkan daya tarik logam mulia. Di saat yang sama, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat ikut memberikan ruang emas untuk menguat.
Robert Gottlieb, pakar industri sekaligus mantan Kepala Logam Mulia di Koch Supply and Trading, menilai kondisi tersebut berada di luar perkiraan. Menurutnya, penurunan yield Departemen keuangan Amerika Serikat tenor panjang berpotensi semakin menekan dolar Amerika Serikat dan menciptakan kondisi yang sangat mendukung bagi harga emas.
Sentimen positif bagi emas juga datang dari kebijakan Departemen Keuangan Amerika Serikat. Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan rencana untuk membeli kembali (buyback) obligasi jangka panjang. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan yield obligasi sekaligus memberikan dukungan terhadap likuiditas pasar.
Departemen Keuangan Amerika Serikat juga menyatakan akan meningkatkan ukuran likuiditas setidaknya dua kali lipat untuk mendukung operasi buyback obligasi dengan tenor 10 hingga 30 tahun. Kebijakan tersebut kemudian memberikan dampak terhadap pasar obligasi. Pada perdagangan Rabu, yield obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun turun 6 bps menjadi 4,65%.
Meski ukuran buyback tersebut relatif kecil dibandingkan dengan total utang pemerintah Amerika Serikat yang mencapai USD40 triliun, langkah tersebut tetap memberikan sinyal penting bagi pasar. Ole Hansen, Head of Commodity Strategy di Saxo Bank, menilai kebijakan tersebut menunjukkan dukungan Departemen Keuangan terhadap kondisi pasar keuangan yang lebih longgar.
Harga Emas Hari Ini Kamis, 20 Agustus 2026 di Indonesia
Kenaikan harga emas dunia pada perdagangan sebelumnya turut mendorong harga emas di Indonesia. Pada Kamis, 20 Agustus 2026, harga beli emas Antam berada di posisi Rp2.725.000 per gram, naik Rp80.000 dari sebelumnya Rp2.645.000 per gram. Kenaikan tersebut menjadi salah satu yang paling signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Harga emas hari ini di pasar domestik ikut mencerminkan penguatan tajam yang terjadi pada harga emas dunia sehari sebelumnya. Tidak hanya harga belinya, harga buyback yang ditawarkan Antam juga mengalami kenaikan dengan besaran yang sama. Harga buyback naik Rp80.000 dari sebelumnya Rp2.505.000 per gram menjadi Rp2.585.000 per gram.
Sementara itu, pergerakan harga emas digital di aplikasi Treasury sedikit berbeda dari harga emas Antam. Harga emas digital mengikuti pergerakan harga emas dunia secara lebih cepat karena diperbarui secara berkala sepanjang perdagangan. Pada Rabu, 19 Agustus 2026, harga beli emas digital di aplikasi Treasury ditutup di posisi Rp2.650.529 per gram.
Kemudian pada Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB, harga beli emas digital berada di level Rp2.649.529 per gram atau terkoreksi tipis Rp1.000 per gram. Perbedaan pergerakan tersebut dipengaruhi oleh kecepatan pembaruan harga.
Harga emas digital di aplikasi Treasury diperbarui setiap menit sehingga dapat merespons perubahan harga emas dunia dan sentimen pasar dengan lebih cepat. Sementara itu, harga emas Antam tidak bergerak dengan frekuensi yang sama sehingga pergerakannya dapat terlihat berbeda pada waktu tertentu.
Prediksi Harga Emas Mendatang
Setelah mencatatkan kenaikan lebih dari 4% dalam sehari, prospek harga emas masih mendapatkan dukungan dari kondisi likuiditas dan ekspektasi suku bunga. TD Securities menilai arus investasi ke emas berpotensi kembali meningkat setelah sempat mereda dalam beberapa hari terakhir.
Menurut TD Securities, dukungan likuiditas dari Departemen Keuangan Amerika Serikat, sikap The Fed yang bersedia untuk sementara mengabaikan dampak guncangan energi, serta meningkatnya narasi stagflasi dapat kembali mendorong minat investasi terhadap emas. Kombinasi faktor tersebut berpotensi menekan suku bunga riil menjadi lebih rendah.
Ekspektasi terhadap kebijakan The Fed juga menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan investor. Berdasarkan CME FedWatch, pelaku pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada rapat 15-16 September. Probabilitas untuk skenario tersebut berada di sekitar 65%.
Jika ekspektasi tersebut bertahan, emas berpotensi mendapatkan dukungan karena tidak adanya kenaikan suku bunga dapat mengurangi tekanan terhadap aset yang tidak memberikan imbal hasil. Namun, pergerakan harga tetap berpotensi mengalami volatilitas tinggi mengingat emas baru saja mencatatkan lonjakan yang cukup besar.
Secara teknikal, emas masih nyaman berada di zona bullish. Hal tersebut terlihat dari Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 67 menunjukkan suatu aset sedang berada dalam posisi bullish. Namun, investor perlu mewaspadai indikator Stochastic RSI yang telah mencapai level 98.
Posisi jauh di atas 80 menunjukkan emas sudah berada dalam kondisi overbought. Dengan kenaikan yang cukup drastis dalam perdagangan sebelumnya, risiko koreksi jangka pendek pun semakin terbuka. Investor perlu mengantisipasi kemungkinan aksi ambil untung setelah harga emas berhasil menembus level USD4.500 per troy ons.
Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja
Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.
Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas. Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp5 ribu di Treasury!
Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di Komdigi dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.
Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.
Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.
Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS.
Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!


