Berita, Emas, Kabar Emas
Pernyataan Powell Memberikan Angin Segar! Harga Emas Hari Ini Selasa, 31 Maret 2026 Terkoreksi Tipis
Dayinta
Selasa, 31 Maret 2026
Harga Emas Hari Ini 31

Harga emas dunia hari ini pada Selasa, 31 Maret 2026 pukul 06.22 WIB tercatat berada di level USD4.507,66 per troy ons atau mengalami penurunan sebesar 0,6%. Koreksi ini terjadi setelah dalam dua hari sebelumnya emas sempat bergerak naik, menunjukkan bahwa volatilitas pasar masih cukup tinggi.

Pada penutupan perdagangan Senin, 30 Maret 2026 harga emas berada di posisi USD4.510,24 per troy ons atau menguat 0,39%. Kenaikan tersebut melanjutkan tren positif dengan total penguatan sekitar 2,9% dalam dua hari beruntun. Meski demikian, reli ini tampaknya belum cukup kuat untuk menopang harga di tengah tekanan eksternal yang masih dominan.

Menurut Jim Wyckoff, kondisi geopolitik yang belum mereda masih menjadi faktor utama yang mendorong minat investor terhadap emas sebagai aset safe haven. Ia menilai bahwa fokus pelaku pasar saat ini tidak hanya pada konflik, tetapi juga pada pergerakan harga minyak mentah, arah imbal hasil obligasi, serta fluktuasi indeks dolar Amerika Serikat.

Ketegangan semakin meningkat setelah Donald Trump menyampaikan ancaman terkait penghancuran fasilitas energi Iran apabila negara tersebut tidak membuka kembali Selat Hormuz. Pernyataan tersebut muncul di tengah penolakan Iran terhadap proposal damai dari Amerika Serikat, yang bahkan dibalas dengan serangan rudal ke wilayah Israel.

Eskalasi konflik ini turut berdampak pada pasar energi. Harga minyak mengalami kenaikan setelah adanya sinyal peningkatan agresivitas dari pihak Amerika Serikat, termasuk kemungkinan serangan terhadap infrastruktur vital.

Di sisi lain, Iran juga mengambil langkah strategis dengan menyetujui kebijakan penarikan biaya bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz, serta meminta kelompok Houthi di Yaman untuk bersiap menghadapi potensi konflik di jalur pelayaran Laut Merah.

Di tengah situasi tersebut, pernyataan dari Jerome Powell selaku ketua The Fed memberikan sedikit sentimen positif bagi pasar emas. Ia menyampaikan bahwa ekspektasi inflasi di Amerika Serikat masih relatif terkendali dalam jangka pendek, meskipun risiko dari lonjakan harga energi tetap perlu diwaspadai.

Powell juga menegaskan bahwa pihaknya masih akan memantau perkembangan sebelum mengambil langkah kebijakan lanjutan, termasuk dampaknya terhadap sistem keuangan dan sektor perbankan.

Harga Emas Hari Ini Selasa, 31 Maret 2026 di Indonesia

Pergerakan harga emas di dalam negeri turut mencerminkan dinamika global. Harga emas hari ini di Indonesia pada Selasa, 31 Maret 2026 tercatat mengalami penurunan. Harga beli emas Antam berada di level Rp2.827.000 per gram, turun Rp10.000 dibandingkan posisi sebelumnya di Rp2.837.000 per gram.

Penyesuaian juga terlihat pada harga buyback yang ditawarkan Antam. Hari ini, harga buyback turun Rp11.000 menjadi Rp2.477.000 per gram dari sebelumnya Rp2.488.000 per gram. Penurunan yang sedikit lebih besar ini mencerminkan tekanan yang masih terjadi di pasar emas secara keseluruhan.

Berbeda dengan emas fisik, harga emas digital di aplikasi Treasury justru menunjukkan pergerakan positif. Pada Selasa, 31 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, harga beli emas digital tercatat di angka Rp2.617.501 per gram, naik sekitar Rp20.885 dibandingkan harga penutupan sebelumnya di Rp2.596.616 per gram.

Harga Emas: Perang Masih Berlanjut, Harga Emas Hari Ini Senin, 30 Maret 2026 Tertekan Dolar dan Obligasi – Treasury

Prediksi Harga Emas Mendatang

Meski sempat mencatat penguatan dalam beberapa hari terakhir, performa emas sepanjang Maret masih menunjukkan tekanan yang cukup dalam. Secara keseluruhan, harga emas telah turun lebih dari 14,6% selama bulan ini, menjadikannya penurunan terdalam sejak Oktober 2008.

Kondisi ini mencerminkan perubahan besar dalam sentimen pasar, terutama akibat lonjakan harga energi yang memicu kekhawatiran inflasi. Namun, Jerome Powell menyatakan bahwa bank sentral Amerika Serikat masih berada dalam posisi menunggu untuk melihat dampak konflik terhadap perekonomian sebelum mengambil keputusan lanjutan.

Saat ini, suku bunga acuan tetap dipertahankan di kisaran 3,50% hingga 3,75%, dengan pendekatan yang lebih berhati-hati di tengah ketidakpastian global. Dalam waktu dekat, perhatian pasar akan tertuju pada sejumlah rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat, seperti data lowongan kerja, penjualan ritel, laporan tenaga kerja ADP, serta nonfarm payrolls.

Menurut Fawad Razaqzada, kisaran USD4.700 hingga USD 4.750 per troy ons menjadi area krusial yang perlu ditembus jika emas ingin melanjutkan pemulihan jangka pendek. Jika harga gagal menembus level tersebut, maka ada risiko bahwa penguatan saat ini hanya bersifat sementara dan berpotensi kembali melemah.

Dari sisi teknikal, emas masih menunjukkan kecenderungan berada dalam tekanan. Hal ini tercermin dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 40, mengindikasikan bahwa tren masih berada di zona bearish. Sementara itu, indikator Stochastic RSI berada di level 61, yang menandakan bahwa emas mulai memasuki area beli.

Kondisi ini membuka peluang terjadinya penguatan dalam jangka pendek, meskipun secara keseluruhan pasar masih dibayangi oleh tekanan dari faktor makro dan geopolitik.

Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja

Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.

Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas.Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp 5 ribu di Treasury!

Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di KOMINFO dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.

Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.

Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.

Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS. 

Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!

Artikel Populer
Emas
Pilh Investasi Emas atau Tanah, Mana yang Lebih Menguntungkan?
Rabu, 09 Agustus 2023
Tips Keuangan
Ciri Unik Zodiak Gemini Ketika Mengelola Uang, Apa Saja
Kamis, 18 Mei 2023
Kenapa Harga Emas Naik
Trivia
Kenapa Harga Emas Naik? Simak 5 Alasannya Di sini!
Minggu, 25 Agustus 2024