Berita, Emas, Kabar Emas
Pasar Masih Wait and See Konflik Timur Tengah, Harga Emas Hari Ini 4 Mei 2026 Melemah
Dayinta
Senin, 04 Mei 2026
Harga Emas Hari Ini 4

Harga emas hari ini kembali menunjukkan pelemahan tipis di awal pekan. Pada Senin, 4 Mei 2026 harga emas dunia berada di level USD4.613,18 per troy ons atau turun sekitar 0,01%. Penurunan ini memang tergolong sangat terbatas, namun tetap mencerminkan bahwa tekanan terhadap logam mulia masih belum sepenuhnya mereda di tengah ketidakpastian global.

Jika melihat pergerakan sebelumnya, pada penutupan akhir pekan lalu harga emas juga ditutup melemah sebesar 0,17% ke posisi USD4.613,62 per troy ons. Secara mingguan, kinerja emas tercatat kurang menggembirakan karena mengalami penurunan hingga 2,02%. Hal ini menunjukkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, tekanan jual masih cukup dominan.

Perhatian pelaku pasar saat ini masih tertuju pada perkembangan situasi di Timur Tengah. Di satu sisi, terdapat sentimen positif setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengarahkan kapal-kapal yang tidak terlibat konflik untuk tetap dapat melintasi Selat Hormuz.

Kebijakan ini diharapkan dapat menjaga kelancaran jalur distribusi global yang sempat terganggu. Trump juga menyampaikan bahwa pergerakan kapal tersebut bertujuan untuk melindungi pihak-pihak yang tidak terlibat konflik, termasuk individu, perusahaan, hingga negara yang terdampak situasi.

Ia juga menilai bahwa dialog antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi menghasilkan hasil yang positif bagi semua pihak yang terlibat. Namun, pelaku pasar tampaknya belum sepenuhnya percaya terhadap prospek perdamaian tersebut. Upaya negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang tidak konsisten membuat investor cenderung bersikap hati-hati.

Sejak konflik memanas pada akhir Februari lalu, harga emas tercatat telah mengalami penurunan sekitar 12%. Penurunan ini tidak lepas dari dampak konflik yang mendorong kenaikan harga energi secara signifikan, sehingga mengubah dinamika pasar global.

Apabila kondisi di Timur Tengah tidak kunjung membaik, risiko inflasi global diperkirakan akan semakin meningkat akibat lonjakan harga energi. Situasi ini berpotensi membuat bank sentral di berbagai negara kesulitan untuk menurunkan suku bunga acuan, sehingga menjadi tekanan tambahan bagi pergerakan harga emas.

Harga Emas Hari Ini Senin, 4 Mei 2026 di Indonesia

Pergerakan harga emas di Indonesia hari ini juga sejalan dengan tren global yang masih mengalami tekanan. Pada Senin, 4 Mei 2026 harga beli emas Antam tercatat berada di level Rp2.795.000 per gram. Harga ini mengalami penurunan tipis sebesar Rp1.000 dibandingkan dengan harga penutupan pada akhir pekan sebelumnya yang berada di Rp2.796.000 per gram.

Tidak hanya pada harga beli, harga buyback yang ditawarkan oleh Antam juga mengalami penurunan dengan besaran yang sama. Hari ini, harga buyback berada di level Rp2.585.000 per gram, turun Rp1.000 dibandingkan posisi sebelumnya di Rp2.586.000 per gram. Pergerakan yang searah antara harga beli dan buyback ini menunjukkan konsistensi penyesuaian harga di pasar domestik.

Sementara itu, pergerakan berbeda terlihat pada emas digital di aplikasi Treasury. Pada Senin, 4 Mei 2026 pukul 10.00 WIB, harga beli emas digital tercatat di Rp2.623.699 per gram. Jika dibandingkan dengan harga penutupan akhir pekan sebelumnya yang berada di Rp2.618.005 per gram, maka terjadi kenaikan sebesar Rp5.694.

Kenaikan ini menunjukkan bahwa emas digital masih mampu bergerak berlawanan arah dibandingkan emas fisik. Harga emas digital di aplikasi Treasury yang diperbarui secara real-time setiap menitnya membuat pergerakannya cenderung lebih fluktuatif dalam perdagangan intraday.

Prediksi Harga Emas Mendatang

Pelaku pasar diperkirakan masih akan memfokuskan perhatian pada perkembangan negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran dalam waktu dekat. Hal ini karena dinamika hubungan kedua negara tersebut dinilai akan sangat memengaruhi pergerakan harga minyak, emas, serta pasar keuangan global secara keseluruhan.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kitco News, dari total 16 analis Wall Street yang berpartisipasi, sebanyak 8 analis atau sekitar 50% memperkirakan harga emas akan mengalami kenaikan dalam pekan ini. Sementara 5 analis atau sekitar 31% memprediksi harga emas akan melemah, dan sisanya melihat harga akan bergerak cenderung stabil.

Hasil tersebut mencerminkan bahwa pasar saat ini masih berada dalam kondisi tarik-menarik antara potensi pemulihan harga dan tekanan yang berasal dari kebijakan moneter global. Ketidakpastian ini membuat arah pergerakan emas menjadi tidak sepenuhnya jelas dalam jangka pendek.

Pandangan serupa juga terlihat dari investor individu. Dalam survei online yang melibatkan 79 responden, sebanyak 36 orang atau 46% memperkirakan harga emas akan naik. Sementara itu, 24 responden atau sekitar 30% memprediksi penurunan harga. Sedangkan sisanya, yakni sekitar 24%, menilai harga emas akan bergerak dalam rentang terbatas.

Managing Director di Bannockburn Global Forex, Marc Chandler, menilai bahwa emas masih berpotensi mengalami koreksi dalam jangka pendek. Ia melihat momentum pemulihan dari level USD4.510 per troy ons mulai melemah setelah harga gagal bertahan di area USD4.647 per troy ons. Menurutnya, harga emas berpotensi kembali menguji level USD4.495 per troy ons.

Head of Currency Strategy di ForexLive, Adam Button, menilai bahwa kebijakan bank sentral yang cenderung hawkish menjadi faktor penekan bagi emas. Ia menyebutkan bahwa ekspektasi terhadap suku bunga global saat ini telah meningkat cukup signifikan dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.

Secara teknikal, harga emas masih berada di zona bearish. Hal ini terlihat dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 41 mengindikasikan bahwa tekanan jual masih mendominasi. Selain itu, indikator Stochastic RSI yang berada di level 28 juga menunjukkan bahwa emas masih berada di area jual (short) yang cukup kuat.

Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja

Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.

Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas.Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp 5 ribu di Treasury!

Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di KOMINFO dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.

Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.

Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.

Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS. 

Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!

Artikel Populer
istilah keuangan gen z
Trivia
7 Istilah Keuangan Terbaru ala Gen Z
Senin, 09 Juni 2025
Kenapa Harga Emas Naik
Trivia
Kenapa Harga Emas Naik? Simak 5 Alasannya Di sini!
Minggu, 25 Agustus 2024
Koin & Perhiasan
Mengenal Jujuran, Mahar Nikah Mahal dari Suku Banjar
Rabu, 28 September 2022