Berita, Emas, Kabar Emas
Serempak Terkoreksi! Harga Emas Hari Ini Senin, 13 April 2026 Melemah Akibat Gejolak Global
Dayinta
Senin, 13 April 2026
Harga Emas Hari Ini 13

Harga emas dunia hari ini Senin, 13 April 2026 mengalami tekanan cukup dalam di awal perdagangan karena tercatat turun tajam sebesar 2,01% ke level USD4.651,94 per troy ons. Penurunan ini terjadi setelah sebelumnya emas masih berada di level yang relatif tinggi pada akhir pekan lalu.

Pada perdagangan Jumat, 10 April 2026 harga emas dunia ditutup di posisi USD4.747,49 per troy ons atau terkoreksi tipis 0,34%. Meski demikian, secara akumulasi mingguan, emas masih mencatatkan kenaikan sebesar 1,54%, menunjukkan bahwa tren sebelumnya sempat cukup positif sebelum tekanan terbaru muncul.

Gejolak pasar kali ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah. Militer Amerika Serikat mengumumkan rencana blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran yang dijadwalkan dimulai pada Senin pukul 10.00 waktu ET atau sekitar pukul 21.00 WIB.

Kebijakan ini berpotensi mengganggu stabilitas pasar energi global, terutama karena berlangsung di tengah ketidakpastian terkait Selat Hormuz yang merupakan jalur utama distribusi minyak dunia. Bukan malah menguat sebagai aset lindung nilai, harga emas justru tertekan akibat lonjakan dolar Amerika Serikat.

Indeks dolar tercatat naik ke level 99,13 pada Senin pagi, setelah sebelumnya sempat berada di kisaran 98 selama dua hari berturut-turut. Penguatan dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi investor global, sehingga menekan permintaan.

Di sisi lain, US Central Command (CENTCOM) menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membatasi kapal yang melintas di Selat Hormuz selama tidak berkaitan langsung dengan aktivitas Iran. Artinya, pembatasan hanya difokuskan pada aktivitas maritim yang terhubung dengan Iran, bukan seluruh lalu lintas perdagangan internasional.

Pernyataan ini muncul setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan melalui media sosial bahwa Angkatan Laut Amerika Serikat akan memblokade setiap kapal yang mencoba keluar-masuk Selat Hormuz. Langkah tersebut diambil setelah perundingan dengan Iran yang berlangsung di Pakistan dinyatakan gagal.

Trump menilai Iran tidak menunjukkan komitmen untuk menghentikan ambisi nuklirnya. Namun, pihak Iran memberikan narasi berbeda. Pemerintah Iran menyatakan bahwa kesepakatan sebenarnya sudah hampir tercapai, tetapi gagal karena tuntutan dari Amerika Serikat dinilai terlalu berat dan terus berubah.

Harga Emas Hari Ini Senin, 13 April 2026 di Indonesia

Penurunan harga emas dunia langsung tercermin pada harga emas hari ini di Indonesia. Pada Senin, 13 April 2026 harga beli emas Antam tercatat berada di level Rp2.818.000 per gram. Angka ini turun Rp42.000 dibandingkan posisi penutupan pekan sebelumnya yang berada di Rp2.860.000 per gram.

Penyesuaian serupa juga terjadi pada harga buyback. Hari ini, harga jual kembali emas Antam berada di level Rp2.585.000 per gram, turun Rp42.000 dari posisi sebelumnya Rp2.627.000 per gram. Penurunan yang sejalan ini menunjukkan respons pasar domestik yang cukup cepat terhadap tekanan global.

Sementara itu, harga emas digital di aplikasi Treasury juga mengalami koreksi. Pada pukul 10.00 WIB, harga beli emas digital tercatat di posisi Rp2.699.950 per gram. Jika dibandingkan dengan harga penutupan akhir pekan di Rp2.708.434 per gram, terjadi penurunan sekitar Rp8.484.

Koreksi yang terjadi secara bersamaan di berbagai instrumen emas menunjukkan bahwa pasar dalam negeri sangat sensitif terhadap perubahan sentimen global, terutama yang dipengaruhi oleh pergerakan dolar Amerika Serikat dan perkembangan geopolitik.

Prediksi Harga Emas Mendatang

Ke depan, pergerakan harga emas diperkirakan masih akan bergerak dalam rentang tertentu. Selama harga berada di kisaran USD4.400 hingga USD5.000 per troy ons, pasar dinilai masih berada dalam fase sideways. Dalam kondisi volatilitas tinggi seperti saat ini, strategi perdagangan jangka pendek dinilai lebih relevan dibandingkan menahan posisi untuk jangka panjang.

Meski demikian, prospek jangka panjang emas masih dinilai positif. Permintaan yang stabil dari bank sentral serta tren diversifikasi aset dari dolar Amerika Serikat menjadi faktor utama yang dapat menopang harga emas ke depan.

ANZ Banking Group Ltd dalam kajiannya menyebutkan bahwa harga emas berpotensi kembali menguat seiring dengan meredanya tekanan inflasi dan pertumbuhan ekonomi global yang lebih seimbang. Kondisi tersebut dapat membuka ruang bagi bank sentral untuk kembali menurunkan suku bunga, yang pada akhirnya menjadi sentimen positif bagi emas.

Sementara itu, Goldman Sachs tetap optimistis dengan proyeksi harga emas yang bisa mencapai USD5.400 per troy ons pada tahun ini. Proyeksi ini didukung oleh pembelian emas oleh bank sentral serta kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan sebesar 50 bps.

Namun, dalam jangka pendek, emas masih menghadapi risiko tekanan lanjutan, terutama jika gangguan di Selat Hormuz terus berlanjut. Meski demikian, dalam jangka lebih panjang, konflik tersebut justru dapat mendorong percepatan diversifikasi aset global yang pada akhirnya mendukung harga emas.

Secara teknikal, emas masih berada di zona bullish. Hal ini tercermin dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 54. Namun karena posisinya tidak terlalu jauh dari level tersebut, tren yang terbentuk cenderung netral. Di sisi lain, indikator Stochastic RSI berada di level 12, yang menunjukkan kondisi oversold.

Kondisi Ini membuka peluang bagi harga emas untuk mengalami rebound dalam waktu dekat, meskipun tetap dibayangi oleh tekanan dari faktor makro global.

Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja

Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.

Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas.Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp 5 ribu di Treasury!

Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di KOMINFO dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.

Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.

Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.

Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS. 

Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!

Artikel Populer
Tips Keuangan
Ciri Unik Zodiak Gemini Ketika Mengelola Uang, Apa Saja
Kamis, 18 Mei 2023
Kabar Emas
Harga Emas Awal Pekan Ini
Selasa, 21 Juni 2022
Kenapa Harga Emas Naik
Trivia
Kenapa Harga Emas Naik? Simak 5 Alasannya Di sini!
Minggu, 25 Agustus 2024