Harga emas hari ini berhasil melanjutkan penguatan setelah mencatat kenaikan signifikan pada perdagangan sebelumnya. Berdasarkan data perdagangan Jumat, 12 Juni 2026 harga emas dunia dibuka menguat ke level USD4.216 per troy ons atau naik sebesar 0,5%. Sebelumnya, pada perdagangan Kamis, 11 Juni 2026 harga emas ditutup di posisi USD4.213,84 per troy ons.
Harga emas di penutupan hari Kamis lalu melonjak 3,5% jika dibandingkan hari sebelumnya. Penguatan ini menjadi angin segar bagi pasar emas setelah mengalami tekanan berat dan terkoreksi sekitar 8,9% dalam empat hari perdagangan berturut-turut. Lonjakan yang terjadi kemarin juga menjadi kenaikan harian terbesar sejak 31 Maret 2026.
Penguatan harga emas didorong oleh melemahnya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat serta penurunan nilai dolar Amerika Serikat. Kedua faktor tersebut umumnya memberikan sentimen positif bagi emas karena emas tidak menawarkan imbal hasil dan diperdagangkan menggunakan mata uang dolar Amerika Serikat.
Ketika dolar melemah, harga emas menjadi lebih terjangkau bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Indeks dolar Amerika Serikat tercatat turun ke level 99,8 atau menjadi posisi terendah dalam enam hari terakhir. Pelemahan dolar terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan rencana serangan terhadap Iran.
Dalam pernyataannya kepada wartawan di Ruang Oval, Trump mengungkapkan bahwa Amerika Serikat telah mencapai kesepahaman dengan Iran terkait larangan pengembangan senjata nuklir. Ia juga menyebut proses penandatanganan kesepakatan tersebut sudah berada pada tahap akhir dan diperkirakan akan segera diselesaikan dalam waktu dekat.
Perkembangan tersebut langsung direspons positif oleh pasar energi. Harapan meredanya konflik di Timur Tengah membuat harga minyak mengalami tekanan cukup besar. Pada perdagangan kemarin, harga minyak Brent ditutup merosot hampir 3% ke level USD90,38 per barel.
Penurunan harga energi memberikan optimisme bahwa tekanan inflasi global dapat lebih terkendali. Jika inflasi mereda, bank sentral di berbagai negara berpotensi memiliki ruang yang lebih besar untuk mempertahankan suku bunga atau bahkan melonggarkan kebijakan moneternya. Kondisi tersebut biasanya menjadi sentimen yang mendukung harga emas naik.
Harga Emas Hari Ini Jumat, 12 Juni 2026 di Indonesia
Sejalan dengan penguatan harga emas dunia, harga emas hari ini di Indonesia juga mencatat kenaikan yang cukup signifikan setelah beberapa hari sebelumnya bergerak dalam tren menurun. Pada Jumat, 12 Juni 2026 harga beli emas Antam berada di level Rp2.709.000 per gram.
Angka tersebut naik Rp20.000 dibandingkan harga sebelumnya yang tercatat sebesar Rp2.689.000 per gram. Kenaikan yang lebih besar bahkan terjadi pada harga buyback. Hari ini, harga buyback emas Antam berada di posisi Rp2.450.000 per gram atau meningkat Rp55.000 dibandingkan hari sebelumnya yang berada di level Rp2.395.000 per gram.
Penguatan harga buyback yang lebih tinggi dibandingkan harga beli menunjukkan adanya penyesuaian pasar setelah koreksi tajam yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini juga mengindikasikan meningkatnya permintaan serta membaiknya sentimen terhadap emas di pasar domestik.
Tren positif tersebut turut tercermin pada harga emas digital. Pada Jumat, 12 Juni 2026 harga beli emas digital di aplikasi Treasury tercatat berada di angka Rp2.533.856 per gram. Jika dibandingkan dengan harga sehari sebelumnya yang berada di level Rp2.460.126 per gram, maka harga emas digital mengalami kenaikan sebesar Rp73.730 per gram.
Prediksi Harga Emas Mendatang
Meskipun harga emas berhasil bangkit dalam perdagangan terakhir, pelaku pasar masih akan mencermati sejumlah faktor yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan logam mulia dalam jangka pendek. Salah satu perhatian utama berasal dari perkembangan inflasi di Amerika Serikat yang masih menunjukkan tekanan cukup tinggi.
Data ekonomi yang dirilis pada Kamis menunjukkan bahwa indeks harga produsen (Producer Price Index/PPI) Amerika Serikat pada Mei mencatat kenaikan tercepat dalam lebih dari tiga tahun terakhir. Peningkatan tersebut mencerminkan dampak berkelanjutan dari konflik geopolitik yang mendorong kenaikan harga energi dan memperbesar tekanan inflasi.
Data tersebut sekaligus memperlihatkan besarnya pengaruh gangguan pasokan energi global terhadap perekonomian Amerika Serikat. Selama risiko geopolitik masih membayangi kawasan Timur Tengah, tekanan inflasi diperkirakan tetap menjadi perhatian utama para pembuat kebijakan moneter.
Secara teknikal, harga emas masih berada di zona bearish. Hal ini terlihat dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 36 menunjukkan bahwa tekanan jual masih sedikit lebih dominan dibandingkan tekanan beli. Namun, indikator Stochastic RSI telah naik ke level 56.
Posisi tersebut menunjukkan bahwa momentum beli mulai menguat dan saat ini berada di area long yang cukup solid. Kondisi ini mengindikasikan bahwa meskipun tren utama emas masih cenderung bearish, peluang pemulihan harga dalam jangka pendek tetap terbuka apabila sentimen positif dari pasar global terus berlanjut.
Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja
Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.
Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas. Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp5 ribu di Treasury!
Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di Komdigi dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.
Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.
Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.
Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS.
Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!


