Harga emas hari ini kembali melanjutkan tren penguatan di tengah mulai meredanya ketegangan geopolitik global. Pada Kamis, 7 Mei 2026 harga emas dunia tercatat berada di level USD4.692,94 per troy ons atau menguat tipis sebesar 0,08%. Sehari sebelumnya harga emas ditutup di posisi USD4.689,05 per troy ons atau melesat 2,9% dalam sehari.
Penguatan di penutupan perdagangan kemarin menjadi kenaikan harian terbesar dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan ini juga membawa harga emas kembali ke level tertinggi sejak 24 April 2026. Bahkan dalam dua hari terakhir, harga emas sudah melonjak sekitar 3,73%, menandakan sentimen pasar mulai kembali positif.
Pergerakan positif harga emas didorong oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mulai mereda. Investor mulai optimistis setelah muncul laporan bahwa Amerika Serikat dan Iran hampir mencapai kesepakatan damai. Perkembangan ini membantu meredakan kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi dan potensi periode suku bunga tinggi yang lebih panjang.
Laporan dari Bloomberg News menyebutkan bahwa Iran saat ini sedang mengevaluasi proposal terbaru dari Amerika Serikat untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung sejak akhir Februari lalu. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, juga menyampaikan melalui media sosial bahwa Washington berencana segera mengakhiri operasi militer dan mencabut blokade di Selat Hormuz.
Namun, langkah tersebut tetap bergantung pada kesediaan Iran untuk menyetujui poin-poin yang telah dibahas sebelumnya. Analis dari Zaner Metals menilai optimisme terhadap tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran memberikan sentimen positif jangka pendek bagi harga emas.
Penurunan harga minyak, meredanya kekhawatiran inflasi, serta perubahan ekspektasi terhadap arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat turut membantu menopang penguatan harga emas. Perkembangan ini juga membuat harga minyak dunia mengalami tekanan cukup besar.
Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak jenis brent tercatat anjlok 7,83% ke level USD101,27 per barel. Posisi ini menjadi yang terendah sejak 21 April 2026 atau sekitar dua pekan terakhir. Selain didukung meredanya tensi geopolitik, penguatan harga emas juga ditopang pelemahan dolar Amerika Serikat ke level 97,08 atau menjadi posisi terendah sejak Februari 2026.
Harga Emas Hari Ini Kamis, 7 Mei 2026 di Indonesia
Melanjutkan tren penguatan seperti yang terjadi pada harga emas dunia, harga emas hari ini di Indonesia juga mengalami kenaikan. Pada Kamis, 7 Mei 2026 harga beli emas Antam berada di posisi Rp2.840.000 per gram atau naik sebesar Rp17.000 dibandingkan harga sebelumnya yang berada di level Rp2.823.000 per gram.
Kenaikan ini menunjukkan bahwa sentimen positif dari pasar global mulai kembali mendorong pergerakan harga emas domestik. Penguatan harga emas Antam juga menjadi sinyal bahwa permintaan terhadap aset safe haven mulai kembali meningkat di tengah kondisi pasar yang masih dipenuhi ketidakpastian.
Tidak hanya harga beli, harga buyback yang ditawarkan oleh Antam juga mengalami penguatan dengan angka yang lebih besar. Hari ini harga buyback naik sebesar Rp20.000 menjadi Rp2.645.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.625.000 per gram. Kenaikan harga buyback yang lebih tinggi dibandingkan harga beli menunjukkan adanya penyesuaian pasar.
Penguatan serupa juga terjadi pada harga emas digital di aplikasi Treasury. Pada Kamis, 7 Mei 2026 pukul 10.00 WIB harga beli emas digital tercatat berada di angka Rp2.667.359 per gram. Jika dibandingkan harga penutupan perdagangan sebelumnya di posisi Rp2.645.539 per gram, maka harga emas digital hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp21.820.
Prediksi Harga Emas Mendatang
Pelaku pasar saat ini menantikan rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang dijadwalkan terbit pada Jumat mendatang. Data tersebut akan menjadi indikator penting untuk melihat apakah ekonomi Amerika Serikat masih cukup kuat sehingga membuat The Fed mempertahankan suku bunga tinggi, atau justru mulai melemah sehingga membuka peluang penurunan suku bunga.
Sebelumnya, laporan ADP menunjukkan bahwa perekrutan tenaga kerja sektor swasta Amerika Serikat pada April meningkat lebih tinggi dibandingkan perkiraan pasar. Data ini memperlihatkan bahwa kondisi pasar tenaga kerja Amerika Serikat masih relatif solid di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Jika harga minyak dunia terus bergerak lebih terkendali, maka risiko inflasi tinggi dapat mulai mereda. Ketika tekanan inflasi mulai menurun, bank sentral di berbagai negara akan memiliki ruang yang lebih besar untuk melonggarkan kebijakan moneter melalui penurunan suku bunga acuan. Kondisi tersebut berpotensi menjadi sentimen positif bagi harga emas dalam jangka panjang.
Secara teknikal, harga emas sudah masuk kembali ke zona bullish. Hal ini tercermin dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 51. Di sisi lain, indikator Stochastic RSI sudah menyentuh level 83 yang berarti harga emas sudah memasuki area jenuh overbought. Kondisi tersebut membuat investor perlu tetap waspada terhadap potensi koreksi.
Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja
Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.
Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas.Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp 5 ribu di Treasury!
Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di KOMINFO dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.
Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.
Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.
Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS.
Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!


