Berita, Emas, Kabar Emas
Harga Emas Hari Ini Senin, 28 September 2026 Kembali Tertekan di Bawah USD4.300
Dayinta
Senin, 28 September 2026
Harga Emas Hari Ini 28

Harga emas hari ini kembali bergerak melemah setelah sempat mencatat penguatan tipis pada perdagangan terakhir pekan lalu. Pada Senin, 28 September 2026 harga emas dunia berada di level USD4.264,6 per troy ons atau turun 0,51%. Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa tekanan terhadap harga emas masih berlanjut.

Pada perdagangan Jumat, 25 September 2026 harga emas dunia ditutup di posisi USD4.286,25 per troy ons setelah naik tipis 0,19%. Meski begitu, penguatan tersebut belum mampu mengimbangi pelemahan yang terjadi sepanjang pekan. Secara mingguan, harga emas tercatat jatuh 2,07%.

Pergerakan harga emas belakangan ini menunjukkan perubahan yang cukup tajam. Setelah sempat melesat mendekati USD4.700 pada akhir Agustus, harga emas kemudian berbalik arah dan turun hingga berada di bawah USD4.300. Meski tekanan jual masih terasa, penurunan tersebut belum mampu membawa harga jauh lebih rendah selama tiga pekan terakhir.

Area USD4.200 hingga USD4.300 pun kini menjadi zona penting yang menjadi pertahanan bagi pembeli. Pelemahan harga emas hari ini tidak terlepas dari sejumlah faktor yang masih menekan daya tarik logam mulia. Penguatan dolar Amerika Serikat serta imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun yang telah menembus 5%.

Tekanan tersebut juga berkaitan dengan kebijakan moneter The Fed. Sebelumnya, pada 16 September 2026, The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 3,75%-4,00%. Kenaikan tersebut menjadi yang pertama sejak 2023. Selain menaikkan suku bunga, The Fed juga memberikan sinyal bahwa masih terdapat kemungkinan kenaikan lanjutan hingga akhir tahun.

Perhatian pasar ini tertuju pada perkembangan ekonomi Amerika Serikat, khususnya kondisi pasar tenaga kerja. Pada Agustus, ekonomi Amerika Serikat menciptakan 162.000 lapangan kerja baru, sedangkan tingkat pengangguran bertahan di 4,1%. Di periode yang sama, rata-rata upah per jam meningkat 0,3% secara bulanan dan 3,1% secara tahunan.

Di tengah berbagai tekanan tersebut, faktor geopolitik masih memberikan penopang bagi permintaan emas. Ketidakpastian yang muncul dari ketegangan Amerika Serikat-Iran maupun potensi munculnya konflik baru dapat meningkatkan minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai atau safe haven.

Harga Emas Hari Ini Senin, 28 September 2026 di Indonesia

Sejalan dengan pergerakan harga emas dunia, harga emas di Indonesia juga mengalami koreksi pada awal pekan. Pada Senin, 28 September 2026, harga beli emas Antam berada di level Rp2.597.000 per gram. Angka tersebut turun Rp16.000 dibandingkan harga pada penutupan perdagangan sebelumnya di akhir pekan yang berada di Rp2.613.000 per gram.

Penurunan tidak hanya terjadi pada harga beli. Harga buyback emas Antam juga mengalami koreksi sebesar Rp16.000 dibandingkan posisi pada akhir pekan. Jika sebelumnya harga buyback berada di Rp2.438.000 per gram, kini nilainya turun menjadi Rp2.422.000 per gram.

Pergerakan serupa juga terlihat pada harga emas digital. Pada Senin, 28 September 2026 pukul 10.00 WIB, harga beli emas digital di aplikasi Treasury tercatat sebesar Rp2.477.304 per gram. Harga tersebut mengalami penurunan Rp44.519 per gram dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan yang berada di Rp2.521.823 per gram.

Berdasarkan data di atas, pergerakan harga emas digital pada awal pekan mengikuti arah yang sama dengan harga emas dunia dan emas Antam. Koreksi tersebut menunjukkan bahwa tekanan terhadap pasar emas global turut tercermin pada pergerakan harga emas di dalam negeri.

Prediksi Harga Emas Mendatang

Memasuki perdagangan pekan ini, pelaku pasar akan mencermati sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang berpotensi memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan The Fed selanjutnya. Salah satu data yang menjadi perhatian adalah laporan tenaga kerja nonpertanian atau nonfarm payrolls September yang dijadwalkan terbit pada 2 Oktober.

Data tersebut akan menjadi salah satu ujian penting bagi ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga. Selain data ketenagakerjaan, pasar juga akan menunggu publikasi indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi atau Personal Consumption Expenditures (PCE) Amerika Serikat untuk Agustus yang dijadwalkan rilis pada Rabu, 30 September 2026.

Data inflasi tersebut menjadi perhatian karena inflasi AS masih berada di atas target The Fed sebesar 2%. Pada Agustus, inflasi CPI tercatat 3,4% secara tahunan, sedangkan inflasi inti berada di 2,4%. Di tengah penantian terhadap data-data tersebut, kemampuan emas mempertahankan posisinya di zona USD4.200 hingga USD4.300 menjadi salah satu penentu arah pergerakan berikutnya.

Dengan data PCE dan tenaga kerja Amerika Serikat yang akan dirilis dalam rentang beberapa hari, pergerakan harga emas juga berpotensi menjadi lebih volatil. Arah selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh apakah data ekonomi tersebut memperkuat atau justru meredakan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed.

Analis bullion menilai kombinasi berbagai faktor tersebut akan menjadi ujian bagi sentimen investor terhadap emas, terlebih perdagangan berlangsung dalam pekan yang lebih pendek akibat adanya hari libur. Meski harga emas berpotensi berkonsolidasi pada level tinggi hingga akhir 2026, proyeksi penguatan kembali muncul untuk semester I-2027.

Salah satu proyeksi datang dari ICICI Bank. Dalam laporan risetnya, bank tersebut memperkirakan harga emas dapat mencapai USD4.600 hingga USD5.000 per troy ons pada paruh pertama 2027. Perkiraan tersebut ditopang oleh potensi meredanya imbal hasil riil obligasi serta penguatan dolar Amerika Serikat.

Sementara itu, dot plot terbaru mengindikasikan bahwa The Fed kemungkinan masih akan menaikkan suku bunga acuan setidaknya satu kali lagi hingga akhir tahun. Bahkan, pasar menilai terdapat kemungkinan kenaikan suku bunga terjadi dalam dua rapat terakhir The Fed pada 2026.

Ekspektasi tersebut tercermin dalam data CME FedWatch. Probabilitas suku bunga acuan Amerika Serikat naik ke kisaran 4%-4,25% dalam rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Oktober berada di 65,9%. Sementara itu, peluang kenaikan lanjutan sebesar 25 bps ke kisaran 4,25%-4,5% dalam rapat Desember mencapai 53,7%.

Menurut Christopher Wong, Analis di Oversea-Chinese Banking Corp, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi emas meskipun tren bullish jangka panjangnya belum mengalami perubahan. Ia menilai emas kemungkinan membutuhkan katalis baru untuk kembali mendapatkan dorongan menuju level yang lebih tinggi.

Dari sisi teknikal, emas masih berada di zona bearish. Hal tersebut tercermin dari Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 46. Indikator Stochastic RSI emas juga berada di level 44 menandakan berada di area jual atau short, tetapi kekuatannya belum terlalu tinggi. Melihat indikator tersebut, harga emas pada perdagangan minggu ini masih memiliki peluang untuk bergerak naik.

Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja

Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.

Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas. Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp5 ribu di Treasury!

Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di Komdigi dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.

Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.

Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.

Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS. 

Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!

Artikel Populer
Promo Joy of June 2026
Promo
Buruan Nabung Sekarang Karena Diskon Emas Jutaan di Bulan Juni Sudah Menanti! 💰👀
Senin, 01 Juni 2026
Giveaway Hari Olahraga Nasional 2026
Promo
Investasi Emas di Hari Olahraga Nasional Bisa Dapat Hadiah 🎁Jaket Proteksi Sinar UV Uniqlo🎁
Rabu, 09 September 2026
Trivia
Mayam Aceh: Pengertian dan Cara Hitung Mahar Nikah Sejuta Makna
Selasa, 25 Juni 2024