Berita, Emas, Kabar Emas
Terkoreksi Akibat Aksi Ambil Untung Besar-besaran, Harga Emas Hari Ini Senin, 2 Februari 2026 Melemah
Dayinta
Senin, 02 Februari 2026
Harga Emas Hari Ini 2

Harga emas dunia mengalami tekanan cukup dalam pada perdagangan Senin, 2 Februari 2026 sebesar 2,90% dan berada di posisi USD4.723,45 per troy ons. Kondisi ini menandai koreksi lanjutan setelah volatilitas ekstrem yang terjadi pada akhir pekan lalu. Koreksi harga emas yang terjadi hari ini melanjutkan koreksinya di akhir pekan lalu.

Pada Jumat, 30 Januari 2026 harga emas dunia ambles 9,83% dan ditutup di level USD4.864,35 per troy ons. Bahkan pada perdagangan intraday, harga emas sempat terjun lebih dalam hingga menyentuh level terendah di USD4.680,53 per troy ons, mencerminkan besarnya aksi jual yang terjadi di pasar.

Fluktuasi harga emas tergambar dari pergerakannya yang sempat melesat hingga mendekati USD5.450 per troy ons, sebelum akhirnya dibanting tajam ke kisaran USD4.695,23 per troy ons. Pergerakan yang sangat tajam dalam waktu singkat ini mengejutkan pasar dan memicu aksi likuidasi besar-besaran.

Data dari LSEG mencatat bahwa penurunan tajam tersebut menjadi yang terbesar dalam sejarah pencatatan sejak Februari 1983, atau hampir 43 tahun terakhir. Dalam satu hari perdagangan, harga emas tercatat ambruk hingga 12,09%, menjadikannya salah satu koreksi harian paling brutal yang pernah dialami logam mulia.

Meski demikian, koreksi ini terjadi setelah reli yang sangat agresif. Sepanjang Januari 2026, harga emas masih mencatatkan kenaikan lebih dari 13% dan membukukan penguatan bulanan selama enam bulan berturut-turut. Euforia harga yang terbentuk dinilai sudah terlalu cepat, sehingga koreksi tajam dinilai sebagai proses penyeimbangan pasar.

Tekanan utama pada perdagangan Jumat dipicu oleh perkembangan kebijakan moneter Amerika Serikat. Harga emas dan perak jatuh tajam setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan pilihannya untuk posisi Ketua The Fed. Trump menunjuk mantan Gubernur The Fed, Kevin Warsh, untuk menggantikan Jerome Powell pada Mei mendatang..

Menurut Suki Cooper, Kepala Riset Komoditas Global di Standard Chartered Bank, pasar emas memang sudah berada pada fase yang wajar untuk mengalami koreksi. Ia menilai aksi jual dipicu oleh kombinasi berbagai faktor, mulai dari pengumuman Ketua The Fed hingga arus makroekonomi yang lebih luas.

Harga Emas Hari Ini, Senin 2 Februari 2026 di Indonesia

Berbeda dengan pergerakan emas dunia yang tertekan, harga emas di Indonesia justru menunjukkan arah yang berlawanan. Pada Senin, 2 Februari 2026 harga beli emas Antam tercatat melonjak signifikan sebesar Rp167.000 ke posisi Rp3.027.000 per gram.

Kenaikan ini terjadi setelah pada pekan sebelumnya harga emas Antam sempat mengalami penurunan tajam hingga Rp260.000, yang membawanya ke level Rp2.860.000 per gram. Namun, pergerakan yang kontras terlihat pada sisi buyback. Harga jual kembali atau buyback emas Antam justru tercatat melemah Rp21.000 ke posisi Rp2.633.000 per gram.

Perbedaan arah antara harga beli dan harga buyback ini menunjukkan kondisi pasar emas domestik yang tengah bergejolak, sekaligus mencerminkan tingginya minat beli masyarakat terhadap emas di tengah ketidakpastian global.

Sementara itu, pergerakan harga emas digital di aplikasi Treasury lebih sejalan dengan tren global. Hari ini, harga beli emas digital Treasury tercatat berada di posisi Rp2.665.135 per gram pada pukul 10.00 WIB. Angka tersebut turun sekitar Rp88.000 dibandingkan dengan harga penutupan pekan sebelumnya yang masih berada di level Rp2.753.908 per gram.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Minggu, 1 Februari 2026 Terkoreksi Usai Rekor, Bagaimana Arah Pergerakan Selanjutnya? – Treasury

Prediksi Harga Emas Mendatang

Volatilitas ekstrem yang terjadi sepanjang Januari menjadi sorotan para analis. Kepala Strategi Logam MKS PAMP SA, Nicky Shiels, menyebut bahwa Januari 2026 akan tercatat sebagai bulan paling bergejolak dalam sejarah logam mulia. Ia menilai level harga emas di sekitar USD4.600 per troy ons sebagai target koreksi yang masih tergolong wajar.

Menurutnya, penurunan harga diperlukan agar tren bullish ke depan dapat kembali terbentuk dengan lebih sehat dan moderat. Secara kinerja, meskipun terjadi koreksi tajam, harga emas dalam sebulan terakhir masih membukukan kenaikan 7,72% secara point-to-point. Secara year-to-date, emas bahkan masih mencatatkan penguatan sebesar 10,88%.

Dari sisi teknikal, emas masih bertahan di zona bullish. Relative Strength Index (RSI) berada di level 54, yang masih di atas ambang batas 50, meski cenderung mendekati area netral. Di sisi lain, indikator Stochastic RSI sudah turun ke level 10, jauh di bawah 20, yang menandakan kondisi oversold.

Aksi ambil untung di tengah harga yang sangat tinggi menjadi salah satu pemicu utama tekanan harga. Meski demikian, kondisi ini belum dapat diartikan sebagai sinyal pembalikan tren ke arah bearish. Dalam jangka panjang, prospek emas masih dipandang positif, terutama jika ketidakpastian global kembali meningkat, suku bunga The Fed dipangkas, dan ketidakstabilan ekonomi dunia terus berlanjut.

Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja

Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.

Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas.Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp 5 ribu di Treasury!

Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di KOMINFO dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.

Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.

Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.

Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS. 

Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!

Artikel Populer
beli emas saat harga turun
Tips Keuangan, Trivia
5 Tips Beli Emas Saat Harga Turun. Emang Bisa Untung?
Jumat, 08 November 2024
Kabar Emas
Harga Emas Terbang Setelah Tanda Inflasi Mulai Jinak dan Fed Berubah Sikap
Jumat, 14 April 2023
apa itu job hugging
Trivia
Apa Itu Job Hugging? Fenomena Trending di Tengah Generasi Mendang-mending
Selasa, 23 September 2025