Harga emas hari ini Rabu, 4 Februari 2026 kembali menunjukkan pergerakan positif setelah sempat terkoreksi cukup dalam pada perdagangan sebelumnya. Harga emas dunia tercatat menguat 0,24% dan berada di level USD4.950,39 per troy ons. Penguatan ini menandai upaya pemulihan emas setelah mengalami volatilitas tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Pada perdagangan Selasa, 3 Februari 2026 harga emas dunia melonjak signifikan sebesar 5,86% dan ditutup di posisi USD4.938,51 per troy ons. Kenaikan tajam tersebut berhasil mematahkan tren pelemahan emas yang berlangsung selama dua hari beruntun. Meski begitu, hal ini belum sepenuhnya mampu menutup koreksi pada dua sesi perdagangan sebelumnya.
Pelaku pasar menilai koreksi tajam yang terjadi belakangan ini masih berada dalam koridor wajar. Wakil Presiden sekaligus Senior Metal Strategist Zaner Metals, Peter Grant, menyebut bahwa penurunan harga emas belakangan merupakan bagian dari koreksi dalam tren kenaikan jangka panjang.
Ia menegaskan bahwa fundamental yang menopang reli emas selama beberapa tahun terakhir masih tetap kuat. Menurutnya, dalam waktu dekat emas berpotensi bergerak dalam fase konsolidasi dengan area USD4.400 per troy ons sebagai level support utama, sementara area USD5.100 per troy ons berpeluang menjadi zona resistensi.
Pandangan senada juga disampaikan oleh Joni Teves, Strategist UBS Group AS. Ia menilai koreksi harga justru memberikan dampak positif bagi pasar dalam jangka panjang. Menurutnya, fase ini membuka peluang bagi investor untuk menyusun strategi investasi dengan titik masuk yang lebih menarik dan terukur.
Sebelumnya, logam mulia sempat mengalami tekanan besar selama dua sesi perdagangan berturut-turut seiring dengan penunjukan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya menggantikan Jerome Powell yang akan mengakhiri masa jabatannya pada Mei mendatang.
Pasar memperkirakan Warsh akan mendukung pemangkasan suku bunga, namun di sisi lain tetap bersikap ketat terhadap neraca The Fed. Tekanan tambahan juga datang dari kebijakan CME Group yang menaikkan persyaratan margin pada kontrak berjangka logam mulia, sehingga mempersempit ruang gerak spekulasi jangka pendek.
Harga Emas Hari Ini, Rabu 4 Februari 2026 di Indonesia
Volatilitas harga emas juga masih terasa di pasar domestik. Harga emas hari ini Rabu, 4 Februari 2026 menunjukkan penguatan setelah mengalami tekanan tajam sebelumnya, meski belum kembali menembus level psikologis Rp3.000.000 per gram. Harga beli emas Antam tercatat naik Rp102.000 ke level Rp2.946.000 per gram.
Sejalan dengan harga belinya, harga buyback Antam juga mengalami kenaikan meskipun dengan besaran yang lebih kecil. Hari ini, harga buyback Antam naik Rp86.000, dari sebelumnya Rp2.624.000 per gram menjadi Rp2.710.000 per gram. Penguatan ini menjadi sinyal bahwa minat investor terhadap emas masih terjaga seiring tingginya permintaan.
Tidak hanya emas fisik, penguatan juga terjadi pada emas digital. Di aplikasi Treasury, harga beli emas tercatat menguat pada perdagangan hari ini. Pada Rabu, 4 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, harga beli emas di Treasury berada di posisi Rp2.854.368 per gram, atau naik sekitar Rp61.000 dibandingkan dengan penutupan perdagangan hari sebelumnya.
Kenaikan harga emas yang terjadi secara serempak di berbagai instrumen ini mengindikasikan bahwa penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir bukan merupakan sinyal pembalikan tren. Sebaliknya, koreksi tersebut dinilai sebagai proses penyehatan pasar setelah emas mencetak rekor harga tertinggi, sekaligus membentuk fondasi baru bagi potensi kenaikan berikutnya.
Baca Juga: Volatilitas Tinggi Menyebabkan Harga Emas Hari Ini Selasa, 3 Februari 2026 Naik Turun – Treasury
Prediksi Harga Emas Mendatang
Para analis masih melihat peluang penguatan emas dalam jangka panjang. Jeffrey Christian, Managing Partner CPM Group, menyebut bahwa harga emas berpotensi kembali naik secara bertahap dan lebih berkelanjutan. Kekhawatiran investor terhadap kondisi ekonomi dan geopolitik global dinilai masih menjadi faktor utama yang menopang permintaan emas sebagai aset lindung nilai.
Di sisi lain, Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat mengumumkan bahwa laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat untuk Januari tidak akan dirilis sesuai jadwal pada Jumat ini akibat penutupan sebagian pemerintah federal. Kondisi ini menambah ketidakpastian pasar dan berpotensi memengaruhi pergerakan aset keuangan global, termasuk emas.
Sejumlah bank investasi global pun tetap optimistis. UBS dan JP Morgan memperkirakan harga emas berpeluang mencapai kisaran USD6.200-USD6.300 per troy ons pada akhir tahun. Sementara itu, Deutsche Bank memproyeksikan harga emas bisa menembus USD6.000 per troy ons pada tahun ini.
Menurut Garfield Reynolds, MLIV Asia Team Leader, koreksi harga emas yang terjadi selama beberapa hari terakhir memang sulit dihindari setelah reli panjang. Namun secara fundamental, faktor-faktor pendukung seperti potensi pelonggaran moneter dan meningkatnya ketegangan geopolitik masih membuka ruang bagi kenaikan harga emas ke depan.
Dari sisi teknikal, emas mulai kembali bergerak ke zona bullish. Relative Strength Index (RSI) tercatat di level 56, yang menandakan tren masih cenderung positif. Sementara itu, Stochastic RSI berada di level 21, mendekati area oversold, yang membuka peluang terjadinya penguatan lanjutan dalam waktu dekat.
Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja
Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.
Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas.Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp 5 ribu di Treasury!
Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di KOMINFO dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.
Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.
Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.
Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS.
Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!


