Berita, Emas, Kabar Emas
Meski Inflasi AS Tinggi, Harga Emas Hari Ini, Senin 19 Oktober 2026 Menguat karena Pasar Masih Menanti Arah The Fed
Dayinta
Senin, 19 Oktober 2026
Harga Emas Hari Ini 19

Harga emas dunia mengawali pekan dengan penguatan tipis setelah mencatatkan pelemahan selama sepekan sebelumnya. Pada Senin, 19 Oktober 2026 harga emas dunia naik 0,25% ke USD4.175,27 per troy ons. Pada penutupan perdagangan pekan lalu Jumat, 16 Oktober 2026, harga emas berada di USD4.165 per troy ons, turun 0,13%. Secara mingguan, emas terkoreksi 0,69%.

Pergerakan emas masih dibayangi kekhawatiran terhadap inflasi Amerika Serikat yang berpotensi membuat kebijakan moneter ketat bertahan lebih lama. Tekanan tersebut terlihat dari data Indeks Harga Produsen atau Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat periode September 2026, yang melonjak 1,3% secara bulanan.

Kenaikan ini menjadi yang terbesar sejak Maret 2022. Secara tahunan, inflasi produsen mencapai 6,3%, tertinggi sejak Desember 2022. Lonjakan harga energi juga menjadi pendorong utama kenaikan inflasi produsen. Harga energi untuk permintaan akhir meningkat 10,8%, sedangkan harga bensin melonjak 20,3

Kepala strategi mata uang investingLive, Adam Button, menilai pasar mungkin terlalu optimistis dalam memperkirakan arah suku bunga The Fed. Menurutnya, tekanan inflasi terbaru merupakan persoalan serius yang belum sepenuhnya diperhitungkan oleh pelaku pasar.

Di tengah kekhawatiran tersebut, pernyataan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat, Kevin Warsh, turut memengaruhi pergerakan pasar. Dalam diskusi di sela-sela Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) di Bangkok pada akhir pekan lalu, Warsh tidak memberikan penjelasan terperinci mengenai arah kebijakan The Fed.

Namun, ia kembali menegaskan komitmen bank sentral terhadap stabilitas harga serta menyampaikan bahwa sebagian kebijakan akomodatif telah dihapus sekitar sebulan sebelumnya. Ia juga menekankan bahwa dirinya tidak ingin berspekulasi mengenai keputusan pada setiap rapat kebijakan.

Chief Investment Officer Read Capital Partners, Gerald Tan, menilai Warsh tampaknya berupaya meredam ekspektasi kebijakan yang terlalu hawkish sekaligus menjaga stabilitas pasar obligasi. Meski inflasi masih menjadi perhatian dan pengetatan moneter tambahan tetap mungkin terjadi, ia melihat The Fed belum tentu terburu-buru menaikkan suku bunga kembali.

Sikap tersebut berpotensi membatasi tekanan terhadap emas, meskipun belum cukup kuat untuk mendorong kenaikan harga secara signifikan, karena kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed masih terbuka. Selain itu, arah dolar Amerika Serikat dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat akan menjadi faktor penting berikutnya.

Pelemahan dolar dan penurunan imbal hasil obligasi dapat memberikan ruang bagi emas untuk menguat. Sebaliknya, penguatan dolar serta kenaikan yield berpotensi kembali menekan harga logam mulia.

Harga Emas Hari Ini Senin, 19 Oktober 2026 di Indonesia

Harga emas hari ini di Indonesia turut bergerak menguat mengikuti arah pasar emas dunia. Pada Senin, 19 Oktober 2026, harga beli emas Antam tercatat sebesar Rp2.574.000 per gram, naik Rp2.000 dibandingkan harga penutupan pekan sebelumnya sebesar Rp2.572.000 per gram.

Kenaikan dengan besaran yang sama juga terjadi pada harga buyback Antam. Harga jual kembali emas Antam meningkat Rp2.000 per gram, dari Rp2.387.000 menjadi Rp2.389.000 per gram. Pergerakan ini menunjukkan bahwa harga beli dan harga buyback Antam sama-sama mencatatkan penguatan pada awal pekan.

Emas digital di aplikasi Treasury juga mengikuti tren kenaikan tersebut. Pada Senin, 19 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB, harga beli emas digital Treasury mencapai Rp2.479.389 per gram. Angka ini meningkat Rp9.368 per gram dibandingkan harga penutupan perdagangan akhir pekan lalu yang berada di Rp2.470.021 per gram.

Berdasarkan data di atas, harga emas dunia, emas Antam, dan emas digital Treasury sama-sama menguat pada awal pekan. Meski kenaikannya relatif terbatas, pergerakan tersebut menunjukkan adanya pemulihan harga setelah tekanan yang terjadi selama pekan sebelumnya.

Prediksi Harga Emas Mendatang

Harga emas diperkirakan masih bergerak volatil seiring tingginya inflasi dan belum pastinya arah kebijakan suku bunga The Fed. Pasar kini mencermati kemampuan level USD4.000 per troy ons untuk menjadi fondasi pemulihan harga. Jika level tersebut mampu bertahan sebagai support, emas berpeluang membangun reli berikutnya. 

Survei Kitco News menunjukkan bahwa pandangan pelaku pasar terhadap prospek emas masih terbelah. Sebanyak 33% responden memperkirakan harga emas akan menguat, sementara 17% memprediksi penurunan. Adapun 50% responden lainnya memperkirakan harga akan bergerak mendatar atau memilih untuk tidak mengambil posisi.

Analis strategi senior Forex.com, James Stanley, menilai emas masih berpotensi melanjutkan koreksi karena grafik harga menunjukkan tren penurunan. Meski begitu, ia tetap optimistis terhadap prospek emas dan menempatkan USD4.000 sebagai level support paling penting untuk diperhatikan.

Pandangan yang lebih optimistis disampaikan analis senior FxPro, Alex Kuptsikevich. Ia memperkirakan harga emas berpeluang mencapai USD4.400 hingga USD4.500 per troy ons dalam beberapa pekan mendatang. Menurutnya, ketidakpastian politik Amerika Serikat menjelang pemilihan paruh waktu dapat meningkatkan permintaan emas sebagai safe haven.

Di sisi lain, analis StoneX Bullion, Fawad Razaqzada, mengingatkan bahwa belum ada sinyal kuat yang memastikan koreksi harga emas telah berakhir. Meskipun harga sempat bertahan di sekitar USD4.100 per troy ons, level resistance di atasnya masih dinilai cukup kuat dan dapat membatasi ruang kenaikan.

Ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga juga masih menjadi penentu arah pergerakan emas. Berdasarkan data CME FedWatch, mayoritas pelaku pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Oktober. Namun, probabilitas kenaikan suku bunga pada Desember diperkirakan mencapai sekitar 90%.

Dari sisi teknikal, emas masih menunjukkan kecenderungan bearish. Relative Strength Index (RSI) berada di level 44 yang menandakan tekanan jual masih relatif dominan. Sementara itu, Stochastic RSI berada di level 33, yang menunjukkan posisi di area jual atau short yang kuat.

Meski indikator teknikal masih mencerminkan tekanan bearish, peluang pemulihan harga tetap terbuka apabila permintaan kembali meningkat dan tekanan dari dolar Amerika Serikat maupun imbal hasil obligasi mereda.

Oleh karena itu, harga emas berpeluang menguat kembali pada pekan ini, tetapi pergerakannya masih akan dipengaruhi perkembangan inflasi Amerika Serikat, ekspektasi suku bunga, serta kemampuan harga bertahan di level support penting.

Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja

Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.

Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas. Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp5 ribu di Treasury!

Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di Komdigi dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.

Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.

Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.

Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS. 

Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!

Artikel Populer
investasi emas untung
Tips Keuangan, Trivia
Kapan Investasi Emas Untung? Simak Cara dan Strategi Mendapat Keuntungan dari Emas
Selasa, 10 Februari 2026
Harbolnas 8.8 Beli Emas 2026
Promo
Saatnya Beli Emas Lebih Cuan 30% s.d Rp30.000 Lewat Promo Spesial 8.8! 💰🎉
Sabtu, 08 Agustus 2026
rupiah melemah
Tips Keuangan, Trivia
Rupiah Melemah Sentuh 18.000: Apa Dampaknya Bagi Kehidupan Kita?
Kamis, 04 Juni 2026