Harga emas hari ini masih bergerak fluktuatif di tengah berbagai sentimen global yang memengaruhi pasar. Pada Kamis, 21 Mei 2026 harga emas dunia tercatat berada di level USD4.537,55 per troy ons atau melemah tipis sebesar 0,13%. Meski pagi ini terkoreksi, harga emas sebelumnya berhasil mencatat penguatan yang cukup signifikan.
Pada perdagangan Rabu, 20 Mei 2026 harga emas dunia ditutup di posisi USD4.543,13 per troy ons atau melonjak 1,38%. Kenaikan tersebut menjadi kabar positif setelah sehari sebelumnya emas sempat jatuh hampir 2%. Penguatan harga emas hari ini didorong oleh penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun.
Yield Treasury Amerika Serikat tercatat turun tipis setelah pada Selasa menyentuh level tertinggi sejak Januari 2025. Perlu diketahui, kenaikan imbal hasil obligasi biasanya meningkatkan biaya peluang dalam memegang emas, karena emas tidak memberikan bunga atau imbal hasil tetap seperti obligasi.
Direktur perdagangan logam High Ridge Futures, David Meger, menyebut bahwa pasar saat ini melihat adanya jeda dari tren kenaikan imbal hasil obligasi yang sebelumnya berlangsung cukup agresif. Kondisi tersebut membantu harga emas bangkit dari level terendah yang sempat tercapai dalam beberapa waktu terakhir.
Meger juga menambahkan bahwa setiap perkembangan positif terkait penyelesaian perang atau pembukaan kembali Selat Hormuz akan menjadi sentimen yang baik bagi pasar emas. Menurutnya, kondisi tersebut dapat meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga, yang pada akhirnya berpotensi mendukung penguatan harga emas.
Di sisi lain, risalah rapat The Fed bulan April menunjukkan bahwa para pejabat bank sentral Amerika Serikat masih mengkhawatirkan dampak perang Iran terhadap inflasi global. Konflik tersebut dinilai berpotensi memicu kenaikan harga energi dan mendorong inflasi semakin tinggi. Mayoritas pembuat kebijakan bahkan menyatakan bahwa pengetatan moneter tambahan mungkin diperlukan apabila inflasi tetap berada di atas target 2%.
Harga Emas Hari Ini Kamis, 21 Mei 2026 di Indonesia
Sejalan dengan penguatan harga emas dunia pada penutupan perdagangan sebelumnya, harga emas di Indonesia hari ini juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Pada Kamis, 21 Mei 2026, harga beli emas Antam tercatat naik sebesar Rp35.000 dari posisi sebelumnya Rp2.765.000 per gram menjadi Rp2.800.000 per gram.
Kenaikan serupa juga terjadi pada harga buyback Antam. Hari ini, harga buyback berada di level Rp2.604.000 per gram, naik Rp35.000 dibandingkan posisi sebelumnya di Rp2.569.000 per gram. Penguatan ini menunjukkan respons pasar domestik terhadap kenaikan harga emas global yang terjadi sehari sebelumnya.
Tren penguatan juga terlihat pada harga emas digital. Sebelumnya, harga beli emas digital ditutup di angka Rp2.601.893 per gram. Pada Kamis, 21 Mei 2026 pukul 10.00 WIB, harga beli emas digital di aplikasi Treasury tercatat berada di level Rp2.617.390 per gram setelah mengalami kenaikan sebesar Rp15.497 dari hari sebelumnya.
Kenaikan harga emas di aplikasi Treasury sebenarnya sudah mulai terlihat sejak penutupan perdagangan sehari sebelumnya, sehingga pada perdagangan hari ini tren penguatan masih terus berlanjut. Pergerakan harga emas digital cenderung lebih cepat menyesuaikan sentimen pasar global karena bergerak secara lebih real-time.
Baca Juga: Tertekan Dolar dan Yield, Harga Emas Hari Ini Rabu, 20 Mei 2026 Kembali Melemah – Treasury
Prediksi Harga Emas Mendatang
Perhatian pasar kini kembali tertuju pada perkembangan hubungan antara Amerika Serikat dan Iran. Presiden Donald Trump mengungkapkan bahwa negaranya telah memasuki tahap akhir dalam proses perundingan dengan Iran. Ia menyebut kesepakatan kemungkinan akan tercapai, meskipun masih ada peluang munculnya tindakan yang lebih agresif apabila negosiasi gagal.
Potensi berakhirnya konflik tentu membawa harapan besar bagi pasar global, terutama terkait pembukaan kembali Selat Hormuz. Selat ini merupakan jalur pelayaran vital bagi distribusi berbagai komoditas dunia, khususnya energi. Optimisme terhadap kemungkinan dibukanya kembali Selat Hormuz membuat harga minyak mengalami tekanan cukup dalam.
Kemarin, harga minyak jenis Brent tercatat anjlok 5,63% ke level USD105,02 per barel. Jika harga energi mulai stabil dan tidak lagi melonjak tinggi, maka tekanan inflasi global berpotensi mereda. Kondisi ini dapat membuka ruang bagi bank sentral di berbagai negara untuk mulai melonggarkan kebijakan moneternya melalui penurunan suku bunga acuan.
Meski demikian, pelaku pasar masih melihat peluang cukup besar bahwa The Fed akan mempertahankan kebijakan moneternya saat ini. Investor memperkirakan peluang sebesar 89,6% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Juni mendatang. Sedangkan peluang kenaikan suku bunga pada Desember diperkirakan berada di level 48,6%.
Secara teknikal, harga emas masih berada di zona bearish. Hal ini tercermin dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 42 menunjukkan tren penurunan masih cukup dominan. Sementara itu, indikator Stochastic RSI berada di level 29, yang menunjukkan emas masih berada di area jual (short) yang cukup kuat.
Pergerakan harga emas hari ini menunjukkan bahwa pasar masih sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik dan arah kebijakan suku bunga global. Meski tekanan masih membayangi, peluang pemulihan tetap terbuka apabila ketegangan geopolitik mulai mereda dan ekspektasi penurunan suku bunga kembali menguat.
Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja
Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.
Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas. Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp5 ribu di Treasury!
Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di Komdigi dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.
Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.
Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.
Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS.
Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!


