Berita, Emas, Kabar Emas
Penguatan Dolar Amerika Serikat Mendorong Harga Emas Hari Ini Rabu, 24 Juni 2026 Terkoreksi Tajam
Dayinta
Rabu, 24 Juni 2026
Harga Emas Hari Ini 28

Harga emas hari ini kembali berada dalam tekanan setelah sentimen pasar beralih dari isu geopolitik menuju ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat. Pada Rabu, 24 Juni 2026 harga emas dunia tercatat berada di level USD4.083,89 per troy ons atau turun 0,6%. Posisi tersebut menjadi level terendah yang dicapai emas sejak 10 Juni 2026.

Pelemahan ini terjadi setelah harga emas dunia ditutup di posisi USD4.108,35 per troy ons pada perdagangan Selasa, 23 Juni 2026. Pada perdagangan tersebut, harga emas ambruk 1,96%, berbanding terbalik dengan kenaikan 0,63% yang sempat terjadi sehari sebelumnya. Koreksi tajam ini menunjukkan bahwa tekanan jual masih mendominasi pasar emas dalam beberapa hari terakhir.

Meski mengalami penurunan yang cukup dalam, harga emas masih bertahan di level yang tergolong tinggi secara historis. Pasalnya, emas sangat jarang diperdagangkan di area USD4.000 per troy ons. Bahkan sebelum menyentuh level tersebut pada 10 Juni 2026, harga emas terakhir kali berada di kisaran USD4.000 terjadi pada November 2025.

Salah satu faktor utama yang membebani pergerakan harga emas hari ini adalah penguatan dolar Amerika Serikat. Pada perdagangan Selasa, 23 Juni 2026 indeks dolar Amerika Serikat ditutup di level 101,408. Posisi tersebut menjadi yang tertinggi sejak Mei 2025 atau dalam 13 bulan terakhir.

Menguatnya dolar Amerika Serikat membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang selain dolar. Kondisi ini umumnya akan menekan permintaan sehingga berdampak negatif terhadap pergerakan harga emas. Selain itu, fokus pelaku pasar kini juga lebih tertuju pada arah kebijakan moneter Amerika Serikat dibandingkan perkembangan situasi di Timur Tengah.

Strategis Pasar Senior StoneX, Bob Haberkorn, mengatakan kepada Reuters bahwa pergerakan emas saat ini tidak terlalu dipengaruhi oleh dinamika geopolitik di Timur Tengah. Menurutnya, perhatian investor lebih banyak tertuju pada pesan yang disampaikan The Fed dalam pertemuan pekan lalu.

Sentimen tersebut semakin diperkuat oleh sinyal hawkish yang disampaikan Ketua The Fed, Kevin Warsh. Sikap bank sentral yang masih berupaya menekan inflasi membuat investor meningkatkan ekspektasi terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga. Harapan suku bunga yang lebih tinggi inilah yang kemudian memberikan tekanan tambahan bagi harga emas.

Harga Emas Hari Ini Rabu, 24 Juni 2026 di Indonesia

Pelemahan harga emas yang terjadi di pasar global turut berdampak pada pasar domestik. Setelah sempat mencatat kenaikan sehari sebelumnya, harga emas di Indonesia kembali mengalami koreksi seiring memburuknya sentimen pasar internasional. Hari ini Rabu, 24 Juni 2026, harga beli emas Antam berada di level Rp2.655.000 per gram.

Angka tersebut turun Rp18.000 per gram dibandingkan harga pada perdagangan sebelumnya yang tercatat sebesar Rp2.673.000 per gram. Penurunan yang lebih dalam terjadi pada harga buyback emas Antam. Hari ini, harga buyback berada di posisi Rp2.372.000 per gram atau turun Rp36.000 dibandingkan hari sebelumnya yang berada di level Rp2.408.000 per gram.

Harga emas digital juga mengalami penurunan yang cukup signifikan. Tercatat pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 10.00 WIB, harga beli emas digital di aplikasi Treasury berada di level Rp2.427.954 per gram. Jika dibandingkan harga penutupan perdagangan sebelumnya yaitu Rp2.468.140 per gram, maka terjadi koreksi sebesar Rp40.186 per gram.

Setelah sempat naik mengikuti pemulihan harga emas dunia, pergerakan emas kembali tertekan akibat perubahan sentimen pasar dan perkembangan ekonomi global sehingga harga emas di Indonesia ikut menyesuaikan. Penurunan tersebut menunjukkan bahwa tekanan yang terjadi di pasar emas saat ini dirasakan hampir di seluruh instrumen investasi emas.

Baca Juga: Setelah Sentimen Timur Tengah Membaik, Harga Emas Hari Ini Selasa, 23 Juni 2026 Menguat Tipis – Treasury 

Prediksi Harga Emas Mendatang

Sentimen pasar terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat masih menjadi salah satu faktor utama yang membayangi pergerakan harga emas. Data CME FedWatch menunjukkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember telah meningkat menjadi sekitar 86%, dari 61% sebelum pertemuan The Fed pekan lalu.

Pandangan tersebut juga tercermin dari revisi proyeksi yang dilakukan Deutsche Bank AG dan BofA Global Research. Dalam catatan risetnya yang dikutip Bloomberg News, Deutsche Bank menjelaskan bahwa perubahan proyeksi terhadap kebijakan Federal Reserve yang dipicu oleh masih kuatnya data ekonomi Amerika Serikat menjadi faktor utama yang menekan harga emas.

Deutsche Bank juga memangkas proyeksi harga emas untuk kuartal III-2026 menjadi USD4.300 per troy ons, atau lebih rendah lebih dari 20% dibandingkan perkiraan sebelumnya. Sementara itu, pada kuartal IV-2026 harga emas diperkirakan berada di level USD4.800 per troy ons.

Selain merevisi target harga emas, Deutsche Bank juga memperkirakan bahwa tidak akan ada penurunan Fed Funds Rate sepanjang tahun ini. Proyeksi tersebut menunjukkan bahwa lingkungan suku bunga tinggi masih berpotensi menjadi tantangan bagi harga emas dalam jangka pendek hingga menengah.

Dari sisi teknikal, harga emas masih berada dalam area bearish. Hal ini tercermin dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 34 menunjukkan bahwa tekanan jual masih lebih dominan dibandingkan tekanan beli. Sedangkan indikator Stochastic RSI emas berada di level 52.

Posisi tersebut menunjukkan emas masih berada dalam area beli atau long, namun kekuatannya belum terlalu besar dan cenderung netral. Kondisi ini mengindikasikan bahwa peluang pemulihan masih terbuka, tetapi belum cukup kuat untuk mengubah tren bearish yang masih mendominasi pasar saat ini.

Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja

Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.

Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas. Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp5 ribu di Treasury!

Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di Komdigi dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.

Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.

Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.

Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS. 

Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!

Artikel Populer
Emas
Mengenal Emas Digital, Keuntungan dan Cara Investasinya
Selasa, 22 Agustus 2023
Harga Emas Hari Ini 30
Berita, Kabar Emas
Harga Emas Hari Ini Rabu 30 April 2025 Melemah di Tengah Optimisme Pasar
Rabu, 30 April 2025
Kebiasaan Kecil Yang Bikin Kamu Gagal Menabung
Trivia
5 Kebiasaan Kecil Yang Bikin Sobat Gagal Menabung
Kamis, 10 April 2025