Harga emas hari ini kembali mencatatkan penguatan meskipun kenaikannya masih terbatas. Pada Selasa, 23 Juni 2026 harga emas dunia berada di level USD4.190,57 per troy ons atau naik tipis sebesar 0,003%. Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Senin, 22 Juni 2026 harga emas berakhir di posisi USD4.190,43 per troy ons.
Capaian tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 0,73% dibandingkan perdagangan sebelumnya. Penguatan ini sekaligus mengakhiri tren negatif yang sempat membayangi pasar emas setelah logam mulia tersebut terkoreksi hingga 3,9% dalam tiga hari perdagangan berturut-turut.
Pergerakan positif harga emas hari ini turut dipengaruhi oleh perkembangan terbaru terkait hubungan Amerika Serikat dan Iran. Sejumlah pelaku pasar mulai melihat adanya peluang meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang selama ini menjadi salah satu faktor utama penggerak pasar komoditas global.
Bloomberg News melaporkan bahwa Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, menyampaikan proses dialog yang berlangsung dengan Iran sejak akhir pekan lalu berjalan sangat sangat baik. Pernyataan tersebut kemudian diperkuat oleh sejumlah pejabat Iran yang turut mengonfirmasi perkembangan positif dalam proses negosiasi tersebut.
Salah satu hasil yang telah disetujui kedua pihak adalah pembentukan jalur komunikasi antara Amerika Serikat dan Iran guna menjaga keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz. Selain itu, Amerika Serikat juga disebut telah memberikan izin kepada Iran untuk kembali menjual minyak ke pasar internasional dalam jangka waktu 60 hari ke depan.
Perkembangan tersebut langsung memberikan dampak terhadap pasar energi global. Prospek bertambahnya pasokan minyak dunia membuat harga minyak mengalami tekanan cukup besar. Pada perdagangan kemarin, harga minyak Brent tercatat merosot lebih dari 3% hingga berada di level USD78,14 per barel.
Analis Saxo Bank, Ole Hansen, menilai bahwa pergerakan harga energi masih akan menjadi faktor utama yang memengaruhi pasar logam mulia dalam jangka pendek. Ia menambahkan bahwa proses negosiasi yang masih berjalan dan penuh dinamika antara kedua negara tersebut berpotensi membantu menopang pergerakan harga emas.
Harga Emas Hari Ini Selasa, 23 Juni 2026 di Indonesia
Setelah beberapa waktu bergerak relatif stagnan tanpa perubahan yang signifikan, harga emas di Indonesia akhirnya mengikuti tren penguatan yang terjadi di pasar global. Pada Selasa, 23 Juni 2026 harga beli emas Antam tercatat berada di level Rp2.673.000 per gram. Posisi tersebut naik Rp5.000 dari harga pada perdagangan sebelumnya yaitu Rp2.668.000 per gram.
Sementara itu, kenaikan yang lebih besar terjadi pada harga buyback emas Antam. Hari ini, harga buyback emas Antam berada di level Rp2.408.000 per gram atau meningkat Rp7.000 dibandingkan posisi sebelumnya yang tercatat sebesar Rp2.401.000 per gram.
Berbeda dengan pergerakan harga emas dunia dan emas Antam yang sama-sama menguat, harga emas digital di aplikasi Treasury justru mengalami koreksi. Berdasarkan data pada Selasa, 23 Juni 2026 pukul 10.00 WIB, harga beli emas digital di aplikasi Treasury berada di posisi Rp2.463.123 per gram.
Jika dibandingkan dengan harga penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp2.486.126 per gram, maka harga emas digital mengalami penurunan sebesar Rp23.003 per gram. Padahal pada perdagangan sebelumnya, emas digital sempat mencatatkan penguatan.
Prediksi Harga Emas Mendatang
Dari sisi kebijakan moneter, perhatian pelaku pasar masih tertuju pada arah suku bunga bank sentral Amerika Serikat. Berdasarkan CME FedWatch Tool, probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada Desember diperkirakan mencapai 89%. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan sebelum rapat bank sentral Amerika Serikat pekan lalu yaitu di kisaran 61%.
Ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi berpotensi menjadi tantangan bagi harga emas dalam beberapa bulan mendatang. Hal ini karena kenaikan suku bunga umumnya meningkatkan daya tarik instrumen berbunga dan mengurangi minat investor terhadap aset tanpa imbal hasil seperti emas.
Dalam catatan riset yang dirilis pada Jumat lalu, Bank of America menyampaikan bahwa target harga emas di level USD6.000 per ons tampaknya masih sulit dicapai dalam waktu dekat. Menurut bank tersebut, untuk mencapai level tersebut pasar perlu sepenuhnya menghilangkan ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga.
Meski demikian, Bank of America tetap mempertahankan pandangan positif terhadap emas dalam jangka panjang. Lembaga keuangan tersebut menegaskan bahwa alasan utama yang mendasari prospek bullish emas masih tetap berlaku, terutama terkait kebijakan ekonomi makro Amerika Serikat yang dinilai tidak konvensional.
Dari sisi teknikal, harga emas masih berada dalam area bearis. Hal tersebut tercermin dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 39 menunjukkan bahwa tekanan bearish masih mendominasi pergerakan harga. Sedangkan, sinyal yang lebih positif dari indikator Stochastic RSI yang telah mencapai level 73.
Posisi tersebut menunjukkan emas sedang berada dalam area beli atau long yang cukup kuat. Kondisi ini mengindikasikan bahwa momentum pemulihan mulai terbentuk, meskipun pelaku pasar masih perlu mencermati berbagai faktor eksternal yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan harga emas dalam jangka pendek.
Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja
Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.
Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas. Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp5 ribu di Treasury!
Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di Komdigi dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.
Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.
Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.
Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS.
Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!


