Berita, Emas, Kabar Emas
Penguatan Dolar Amerika Serikat Sempat Tekan Harga Emas Hari Ini Kamis, 25 Juni 2026 Hingga ke Bawah USD4.000 per Troy Ons
Dayinta
Kamis, 25 Juni 2026
Harga Emas Hari Ini 25

Harga emas dunia hari ini Kamis, 25 Juni 2026 tercatat berada di level USD4.012,09 per troy ons atau naik 0,27%. Di awal pembukaan perdagangan hari ini, harga emas sempat jatuh hingga menyentuh level USD3.997,43 per troy ons atau berada di bawah level psikologis USD4.000.

Meski mengalami penguatan tipis pada perdagangan pagi ini, harga emas masih berada dalam tekanan setelah mencatat pelemahan tajam pada perdagangan sehari sebelumnya. Pada Rabu, 24 Juni 2026 harga emas dunia ditutup di level USD4.000,42 per troy ons atau turun 2,63%.

Pelemahan tersebut memperpanjang tren negatif emas yang telah kehilangan 4,53% nilainya dalam dua hari perdagangan beruntun. Tidak hanya itu, posisi penutupan pada perdagangan kemarin juga menjadi yang terendah sejak 7 November 2025 atau sekitar tujuh bulan terakhir.

Faktor utama yang masih membebani harga emas saat ini berasal dari prospek pengetatan kebijakan moneter Amerika Serikat. Dalam konferensi pers setelah rapat The Fed pekan lalu, Gubernur The Fed, Kevin Warsh, berulang kali menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi.

Pernyataan tersebut memperkuat ekspektasi pasar bahwa The Fed akan kembali menaikkan suku bunga tahun ini, dengan September menjadi waktu yang paling banyak diperkirakan. Bahkan, Evercore ISI dalam catatan riset yang dikutip Bloomberg News menilai kenaikan suku bunga bisa dilakukan lebih cepat pada Juli apabila data inflasi berikutnya belum menunjukkan perbaikan yang signifikan.

Harga Emas Hari Ini Kamis, 25 Juni 2026 di Indonesia

Pergerakan harga emas di Indonesia hari ini menunjukkan pola yang sedikit berbeda dibandingkan dengan pasar global. Jika harga emas dunia mulai menunjukkan pemulihan tipis, harga emas Antam justru cenderung bergerak stagnan. Pada Kamis, 25 Juni 2026, harga beli emas Antam tercatat berada di level Rp2.655.000 per gram.

Angka tersebut tidak mengalami perubahan dibandingkan perdagangan sebelumnya sehingga menunjukkan kondisi yang relatif stabil di sisi harga beli. Namun, situasi berbeda terlihat pada harga buyback. Antam melakukan penyesuaian cukup besar pada harga jual kembali emas yang ditawarkan kepada masyarakat.

Hari ini, harga buyback emas Antam berada di level Rp2.320.000 per gram. Posisi tersebut turun Rp52.000 dibandingkan hari sebelumnya yang berada di angka Rp2.372.000 per gram. Perbedaan pergerakan antara harga beli dan harga buyback ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar.

Sementara itu, harga emas digital di aplikasi Treasury juga masih melanjutkan tren koreksi seperti yang terjadi pada harga emas dunia. Berdasarkan data pada Kamis, 25 Juni 2026 pukul 10.00 WIB, harga beli emas digital di aplikasi Treasury berada di level Rp2.391.771 per gram.

Jika dibandingkan dengan harga penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di posisi Rp2.403.991 per gram, maka harga emas digital mengalami penurunan sebesar Rp12.220 per gram. Koreksi tersebut menunjukkan bahwa sentimen negatif yang membayangi pasar emas global masih memberikan dampak terhadap instrumen emas digital di dalam negeri.

Baca Juga: Penguatan Dolar Amerika Serikat Mendorong Harga Emas Hari Ini Rabu, 24 Juni 2026 Terkoreksi Tajam – Treasury 

Prediksi Harga Emas Mendatang

Pedagang logam independen Tai Wong menilai bahwa pasar saat ini mulai memperkirakan kenaikan suku bunga dapat terjadi secepat September. Menurutnya, kombinasi sikap hawkish The Fed, penguatan dolar Amerika Serikat ke level tertinggi dalam 13 bulan terakhir, serta menurunnya ekspektasi inflasi telah memberikan tekanan besar terhadap pergerakan logam mulia.

Meski demikian, Wong juga menilai potensi penurunan emas yang lebih dalam masih relatif terbatas. Ia menjelaskan bahwa emas memiliki area dukungan atau support di bawah USD3.900 per troy ons. Selain itu, pembelian emas oleh bank-bank sentral yang masih berlangsung hingga saat ini juga dinilai dapat membantu menopang harga.

Data CME FedWatch menunjukkan probabilitas kenaikan Federal Funds Rate sebesar 25 bps ke kisaran 3,75%-4% pada rapat Juli telah mencapai 34,2%. Sementara itu, peluang kenaikan suku bunga pada rapat September diperkirakan mencapai 49,7%.

Bahkan, sebagian investor juga melihat peluang yang lebih agresif. Pasar menilai terdapat kemungkinan Federal Reserve menaikkan suku bunga hingga 50 bps ke kisaran 4%-4,25% dalam rapat Federal Open Market Committee (FOMC) September dengan probabilitas sebesar 16,7%.

Di sisi lain, sejumlah lembaga keuangan mulai merevisi proyeksi harga emas mereka. Analis ING memangkas perkiraan harga rata-rata emas untuk kuartal III-2026 menjadi USD4.300 per troy ons dan USD4.600 per troy ons pada kuartal IV-2026. Proyeksi tersebut lebih rendah dibandingkan perkiraan sebelumnya yang masing-masing berada di level USD4.850 dan USD5.000 per troy ons.

Pelaku pasar kini juga menantikan rilis data Personal Consumption Expenditures (PCE) Amerika Serikat yang dijadwalkan dirilis pada Kamis. Data tersebut merupakan indikator inflasi favorit The Fed dan sering digunakan sebagai acuan dalam menentukan arah kebijakan moneter.

Senior Research Analyst FXTM, Lukman Otunuga, menjelaskan bahwa tambahan sinyal hawkish dari pejabat The Fed maupun data ekonomi yang semakin mendukung kenaikan suku bunga berpotensi memperbesar tekanan terhadap harga emas dalam waktu dekat.

Secara teknikal, emas masih berada dalam area bearis. Hal ini tercermin dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang berada di level 31 menunjukkan tekanan jual masih mendominasi pasar dan mendekati area jenuh jual. Sementara itu, indikator Stochastic RSI berada di level 35 menunjukkan emas masih berada dalam area jual atau long yang cukup kuat.

Saatnya Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000-an Aja

Naik turunnya harga emas harian tidak perlu Sobat khawatirkan. Secara akumulatif harga emas pasti akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Idealnya emas memang digunakan untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang.

Jadi gak perlu ragu untuk mulai investasi emas. Sekarang, Sobat bisa membeli emas dengan mudah dan murah, mulai dari Rp5 ribu di Treasury!

Treasury merupakan pedagang emas fisik digital pertama yang berlisensi BAPPEBTI. Transaksi digital terjamin aman karena telah terdaftar di Komdigi dan berpartner dengan ICH untuk menjamin keamanan transaksi pengguna.

Treasury juga merupakan anggota dari ICDX yaitu lembaga kliring serta bursa berjangka yang diawasi oleh BAPPEBTI. Jadi Sobat gak perlu khawatir dengan legalitas dan keamanan berinvestasi emas di Treasury.

Tidak hanya itu. Terdapat berbagai fitur menarik Treasury seperti Jamimas (pinjaman emas), Panen Emas dengan bunga mencapai 9% p.a, GRATIS simpan dan transfer emas, serta masih banyak promo dan hadiah spesial lainnya.

Meski menabung emas secara digital, Sobat tetap bisa kok mencetak tabungan emasmu menjadi emas fisik, koin, atau perhiasan karena Treasury juga bekerja sama dengan PT. Antam dan UBS. 

Tunggu apalagi? Mulai investasi emasmu sekarang untuk finansial yang lebih baik di masa kini dan masa depan!

Artikel Populer
Harga Emas Hari Ini 30
Berita, Kabar Emas
Harga Emas Hari Ini Rabu 30 April 2025 Melemah di Tengah Optimisme Pasar
Rabu, 30 April 2025
Promo 4.4 Beli Emas 2026
Promo
Nabung Emas Jadi Lebih Semangat karena Ada Diskon Emas 4.4 Hemat Rp24.000! 💰🚀
Sabtu, 04 April 2026
Cara mengatur keuangan rumah tangga
Trivia
6 Strategi Mudah Mengatur Keuangan Rumah Tangga Agar Tetap Stabil di Segala Situasi
Senin, 28 Juli 2025